Yang Tersurat dari Kunker Presiden RI(2), Saatnya Pemkab Madina Membenahi Semua Kekurangan

Presiden RI didampingi MudirPondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru H.Bakri Musthafa Nasution menuju tempat acara, Sabtu pagi(25-3).

KALAU  Hanya sekedar menyambut dan mendengarkan pidato Presiden RI Ir.Joko Widodo yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dibawah Kepemimpinan Drs.H.Dahlan Hasan Nasution,sama juga Bohong, namun hendaknya pemerintah Mandailing Natal, menjadikan momen kunjungan Presiden sebagai momen untuk melakukan pembenahan yang masih dimiliki oleh pemerintah.

            Maksudnya..? Sebagai warga Mandailing Natal yang telah langsung mendengarkan pidato Presiden RI ke-7 Ir.Joko Widodo di acara Silatnas yang dilakukan di Pondok Pesantren Moderen Musthafawiyah Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Merapi,Sabtu pagi(25-3) merasa bangga kalau kita mengingat 500 lebih Kabupaten/Kota serta 34 Provinsi di Indonesia daerah kita sudah dikunjungi oleh seorang Presiden.

            Tentu, dari pidato Presiden itu, alangkah baiknya seluruh elemen masyarakat khususnya jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) menjadikan momen kunjungan tersebut sebagai momen membuka diri guna untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Pusat dibawah Komando Ir.Joko Widodo, karena rangkaian pidato Presiden ke- 7 tersebut sebagai wujud nyata bahwa pemerintah akan terus memperhatikan seluruh daerah di Indonesia ini.

            Salah seorang pemerhati pembangunan di Madina Drs. Sorifuddin Nasution yang sengaja datang dari tempatnya tugas di Sumatera Barat, mengaku bangga dengan langkah yang telah disponsori oleh JBMI yang mampu menghadirkan Presiden ke Musthafawiyah Purba Baru dan pada umumnya Mandailing Natal,sebab kehadiran Presiden jauh lebih banyak segi positifnya ketimbang negatifnya.

            Bayangkan, Presiden RI datang ke Mandailing Natal, Gubsu HT.Ery Nuradi, Pangkostrad Edi Rachmayadi, Pangdam I/BB, Kapoldasu, Bupati/Walikota se Sumut, serta pejabat tinggi lainnya yang dibawa oleh Presiden RI yang sudah barang tentu sudah merasakan bagaimana rasanya duduk di mobil ketika melintasi rute perjalanan menuju Musthafawiyah Purba Baru dan masyarakat optimis Presiden maupun para Menteri akan ingat Mandailing Natal pada masa yang akan datang ini.

            Pada posisi sekarang ini Sabtu (25-3) pukul 10.00 Wib Presiden RI dan sejumlah Menteri masih berada di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, karena agenda Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Putri senilai Rp 9 Milyar masih belum dilaksanakan dan setelah peletakan Batu Pertama nantinya Presiden akan menuju Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri di Komplek Perkantoran Bukit Payaloting Panyabungan.( Bersambung).

Admin : Dina Sukandar Hasibuan.A.Md

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Peduli Bocah Tanpa Anus, PT SMM serahkan Bantuan.

    SIABU(Malintangpos Online): Tokoh Masyarakat Kec.Siabu Gongmatua Hasibuan, yang juga pencetus Donasi untuk Rahmad Penderita Tanpa Anus dan Sumbing warga Desa Hutapuli Kec.Siabu Kabupaten Mandailing Natal, mengucapksn terimakasih kepada PT.SMM yang…

    Read more

    Continue reading
    Segudang Masalah di Kabupaten Mandailing Natal (1)

    Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, selama kurun waktu Tahun 2023 – akhir Tahun 2025 ini, meresa heran dengan sikap Bupati/Wakil Bupati, Kapolres, Kejaksaan Negeri dan 40 anggota DPRD, yang tidak mampu…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses