2 Warga Dilarikan ke RSU Panyabungan ” Diduga Terpapar H2S ” di Wellpad Tenggo PT.SMGP

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Breaking News, Dua warga Desa Sibanggor Julu yang juga Karyawan di PT.SMGP dan Pemilik warung disekitar Wellpad Tenggo dilarikan ke RSU Panyabungan diduga menghirup Gas Beracun (H2S).

Kedua warga tersebut adalah Parwis(39) pemilik warung dan Sahar(46) sebagai Karyawan di PT.SMGP yang hingga,Minggu malam(16/5) masih dirawat di RSU Panyabungan.

Informasi yang dihimpun Wartawan Malintang Pos Group dari keluarga korban, Mereka di larikan pihak keluarga ke RSU Panyabungan dengan kondisi kurang sadar.

Pengakuan Sahar dirinya adalah pekerja di PT.SMGP di Perusaahan PT. Hal,Sekitar pukul 13.30 Wib dirinya dan Irul istirahat dan makan siang di warung Parwis .

Seketika muncul asap atau uap yang menggumpal ke udara yang menuju arah warung Parwis

Orang yang berada di warung berlarian dan berhamburan untuk menyelamatkan diri mereka masing – masing.

” saya dan Parwis tinggal di warung untuk membantu menutup warung,” katanya di RSU Panyabungan.

Tapi naas,  kami berdua terkontaminasi uap tersebut dan tidak sadarkan diri dan sudah di bawa kerumah sakit ini.

” Itu di Wellpad Tengggo saya sudah yakin kalau itu lubang yang paling kencang tekanan uapnya dan inilah buktinya, sebut keluarga korban lagi.

Kata dia, Lobang yang dulu yang mengakibatkan korban jiwa di 25 Januari tidak jauh dari lokasi lobang di Wellpad Tenggo berkisar 4 atu 6 meter .

Kari Amri menuturkan pipa yang ada di Wellpad Tenggo tidak ditutup dan tampa ada himbauan ke masyarakat,dan saya heran apa maksutnya.

Kata Amri ,para karyawan hendak memasukkan tali kedalam lubang tersebut dengan gren dan muncullah uap atau asap dari lobang tersebut.

Baik pihak PT.SMGP maupun Camat Puncak Sorik Marapi belum berhasil dikonfirmasi hingga berita dikirim( Nanda)

 

Admin : Dita Risky Saputri,SKM.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.