– 26 Pilkada Madina, Sofwat – Beir Masih Unggul di Kec.Siabu

SIABU(Malintangpos Online): Minus(-) 26 hari lagi pilkada Mandailing Natal, sesuai hasil survey ulang, pasangan calon Nomor Urut Tiga(3) HM.Sofwat Nasution -Ir.H.Zubeir Lubis, masih unggul di  28 desa/kelurahan dengan 53 % dari 35.028 suara, dengan 106 TPS yang ada.

Urutan kedua diperoleh paslon nomor urut satu(1) 27 % dari 35.028 suara pemilih dan Paslon Nomor 2(Dua) memperoleh 16 % dari 35.028 suara dan sisanya tidak menyebutkan pilihannya.

” Keunggulan Paslon Sofwat -Beir di Kecamatan Siabu adalah masyarakat sangat menginginkan pergantian Bupati/Wakil Bupati Madina, ” Ujar Ketua Tim Survey kerjasama dengan Malintang Pos Group Zahrial P.Nasution,SH kepada Wartawan, Jumat(13/11) di RM. Aek Matondang.

Kata Zahrial, mekanisme hasil dibuat dengan melibatkan 6-10 orang setiap desa/kelurahan sebagai penanyak dengan dialog langsung, dengan waktu setiap desa 5 hari agar hasilnya jelas dan ril.

” Sekitar 18 desa/kelurahan dari 28 desa/kelurahan di Kec. Siabu mayoritas pemilih ingin Bupati/Wakil Bupati Madina diganti, sehingga mudah mensurvey nya, ” Ujar Zahrial.

Kata dia, survey yang dilakukan yang kedua kalinya dan akan dilakukan lagi 10 hari me jelang pilkada dan akan diketahui siapa yang menjadi Bupati/Wakil Bupati Madina priode 2021/2024 nantinya(isk)

Admin : iskandar hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Perkuat Solidaritas, IMA Madina Pekanbaru Halal Bihalal dan Dialog Interaktif di Dilan Coffee Shop Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru sukses menggelar kegiatan Halal Bihalal sekaligus Dialog Interaktif yang berlangsung dengan penuh khidmat, kehangatan, dan semangat kebersamaan di Perkuat Solidaritas, IMA Madina…

    Read more

    Continue reading
    Soal Mundurnya Pejabat Eselon II, Ini Komentar Ketua DPRD dan ASN Madina

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Saat ini sejumlah Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Mandailing Natal, memilih Mundur dengan alasan yang belum diketahui secara jelas, sebab para pejabat yang mundur masih memilih Bungkam…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses