Buntut Konfirmasi, Pimpinan PT S.Hina Profesi Wartawan ” Bodrex “. Buyung : Saya Tidak Ada Bilang  Wartawan Bodrex.

Wartawan Matatelinga.Com, Magrifatulloh

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Wartawan Media Online Matatelinga.Com, Magrifatullah, mengutarakan bahwa dirinya selaku Wartawan ketika melakukan konfirmasi telah meresa terhina, dengan dikatakan Pimpinan PT.S, RA alias Buyung dengan kalimat Wartawan Matatelinga Com Wartawan ” Bodrex ”

” Tindakan pelecehan terhadap profesi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik, kembali terjadi. Saat ini, di Kab Madina, dengan kalimat Ucapan Wartawan ” Bodrex ” oleh Pimpinan  PT.S yang mengelola Wafi,” Ujar Wartawan Media Online Matatelinga.Com, Magrifatullah, Selasa malam( 10/02) kepada Wartawan,Via WhatsApp nya

Kata dia, dugaan tindakan merendahkan martabat dan profesi pers melalui chat atau media elektronik kepada dirinya Wartawan Media Online, Magrifatullah.

” Saya yang sedang menjalankan tugas jurnalistik dituding dengan kalimat penghinaan Wartawan  “bodrex”, dipertanyakan kapasitasnya sebagai wartawan dengan dalih UKW,” ujarnya lagi.

Disebutkannya, wartawan juga dituding tidak memiliki hak bertanya tentang izin PT S, disertai dengan kata-kata yang bernada sinis, negatif, arogan dan intimidatif.

Masih Kata Magrifatulloh, Kasus ini bermula ketika wartawan media online Matatelinga.com , melakukan konfirmasi kepada Pimpinan PT S, Telekomunikasi Indonesia RA alias Buyung tentang pemberitaan media terkait Provider Internet yang diduga Illegal yang makin marak di Kab Madina khususnya terkait izin PT S.Telekomunikasi Indonesia.

Dalam Rilis WhatsApp Magrifatullah yang diterima Wartawan Magrofatulloh menguraikan Lima (5) Pertanyaan kronologi bahwa pada hari Senin, 09 Februari 2026 pukul 11. 34 melakukan chat pribadi ke RA dengan nomor 0813 1961 **** dengan teks: “Untuk informasi yang sehat dan berimbang dalam pemberitaan lanjutan di medianya, perlu kami konfirmasi kpd Bapak perihal legalitas PT S.

Namun, pada percakapan selanjutnya, RA menuding wartawan adalah pengecut. “Pengecutdo” ujar RA dalam chatnya.

Selanjutnya wartawan tetap konsisten meminta agar RA membuat jawaban tertulis yang disampaikan kepada Wartawan.

” Namun RA menyatakan tidak berkenan jawaban tertulis tapi menyuruh wartawan datang langsung ke kantor PT S,” sebut Magrifatulloh dalam WhatsAppnya, karena dirinya berada diluar kota dan tidak sempat datang.

Pimpinan PT.S, RA alias Buyung yang juga seorang Wartawan HrKriminal.Com, yang dikonfirmasi Wartawan, Selasa Malam( 10/02) mengutarakan perusahaan yang dipimpinnya punya Izin Resmi.

” Perusahaan kita ada Izinnya, sudah saya suruh Wartawan Magrifatulloh agar datang langsung melihat izin perusahaan kita, tetapi dia ngotot harus tertulis,” ujar Buyung.

Dan tidak ada saya menghina Profesi Wartawan, sebab saya juga Wartawan dan saat ini lagi sibuk membenahi Usaha sebagai Pimpinan PT.S.

” Ngak ada saya menghinanya dengan mengatakan Wartawan Bodrex, inipun saya lagi buat Klarifikasi ke Redaksi tempat Magrifatulloh jadi Wartawan,” ujar RA alias Buyung( Isk)

Admin : Iskandar Hasibuan.

.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Keluarga Kejaksaan Negeri Madina Ziarah Di Taman Makam Pahlawan Kotanopan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Mohammad Nursaitias, SH,MH, beserta Ketua IAD ( Ikatan Adhyaksa Dharmakarini) Ny. Rika Tias,  mengikuti Upacara dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Kotanopan.…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina : Penanaman Pisang Kepok di Hutatonga Kec.Panyabungan Barat Dimulai Oktober 2026

    PANYABUNGAN BARAT(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Pertanian mulai menanam benih pisang kepok di lahan yang ada di Desa Hutatonga, Kecamatan Panyabungan Barat, pada Oktober 2026. Hal…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses