Jika Tidak Diantisifasi, Areal Pertanian di Madina Menjadi Pemukiman

Kondisi Areal Pertanian di Kota Panyabungan dengan Perumahan yang muncul,

PANYABUNGAN (Malintangpos Online): “Sudah selayaknya Pemerintah dan DPRD Kabupaten Mandailing Natal,melakukan antisifasi terhadap keadaan areal pertanian yang ada untuk tetap dipertahankan, karena kalau melihat kondisinya sekarang ini tidak saja di Kota Panyabungan juga di daerah lainnya areal pertanian dialih fungsikan menjadi pemukiman ataupun perumahan.

            “Kelihatannya memang sangat sepele, banyak pejabat maupun DPRD ketika kita tanyakan selalu cuek dan angkat bahu, seolah-olah ngak peduli dengan apa yang akan terjadi dimasa mendatang tentang areal pertanian kita yang akan berubah menjadi daerah pemukiman penduduk,” ujar Murniati F.Pulungan.ST yang ahli dibidang Tata Ruang itu kepada Malintangpos Online Minggu malam(15-01) di Kota Panyabungan.
            Analisa saya, ujar Murniati,paling lama tiga sampai lima tahun lagi wilayah Kota Panyabungan yang masih ada areal pertaniannya sudah berganti menjadi pemukiman, sebab setashu kita baik pemerintah maupun DPRD belum ada membuat Perda tentang itu, dibicarakanpun mungkin belum.
            Kata dia, lihat saja sekarang ini di wilayah Panyabungan II, Sipolu-polu, Panyabungan Julu, Panyabungan Jae, Hutalombang Lubis, Kota Siantar, Kelurahan Kayujati, Desa Kampung Padang, Desa Panggorengan serta desa lainnya telah habis sawah dijadikan pemukiman.
            Bagaimana mengatasinya..? bukankah sudah ada Dinas Tarukim Madina, ini salah satu tugasnya dengan Dinas Pertanian maupun BPN, silakan godok itu Perda nya, sampaikan ke Bupati agar disampaikan ke DPRD, atau DPRD Madina membuat/mengajukan Perda Insiatif tentang hal itu.
            “ Yang menjadi masalah bagi kita apakah Pemerintah dan DPRD Madina mau membicarakan kondisi, jangan dianggap sepele, kita sudah lihat Dinas Pertanian yang dipimpin Taufik Zulhandra Ritonga berapa milyar membuat percetakan sawah,mana hasilnya, kan ngak ada,makanya jangan dianggap sepele,” kata Murniati F.Pulungan.(Red).
Admin : Dina Sukandar A.Md

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Peduli Bocah Tanpa Anus, PT SMM serahkan Bantuan.

SIABU(Malintangpos Online): Tokoh Masyarakat Kec.Siabu Gongmatua Hasibuan, yang juga pencetus Donasi untuk Rahmad Penderita Tanpa Anus dan Sumbing warga Desa Hutapuli Kec.Siabu Kabupaten Mandailing Natal, mengucapksn terimakasih kepada PT.SMM yang…

Read more

Continue reading
Segudang Masalah di Kabupaten Mandailing Natal (1)

Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, selama kurun waktu Tahun 2023 – akhir Tahun 2025 ini, meresa heran dengan sikap Bupati/Wakil Bupati, Kapolres, Kejaksaan Negeri dan 40 anggota DPRD, yang tidak mampu…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses