Tiga Penambang Emas Tertimbun Longsor di DAS Batang Gadis Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sekitar pukul 16.15 Wib, Kamis(17/09) Tiga warga Penambang Emas memakai Dompeng di Daerah Aliran Sungai(DAS) Batang Gadis sekitar Desa Sipapaga Kec.Panyabungan Mandailing Natal, Tertimbun Longsor dan ketiganya Meninggal Dunia.

Ketiga korban meninggal dunia adalah Idir(56), Rahmad(46) warga Desa Sipapaga Kec.Panyabungan dan Syamsul(47) warga Desa Aek Banir Kec.Panyabungan.

Informasi yang diterima Wartawan, Kamis Malam(17/09) dari Camat Panyabungan dan Kepala BPBD Mandailing Natal, bahwa insiden tersebut terjadi sekira pukul 16.15 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Nasran (50), para korban telah memulai aktivitas penambangan sejak pukul 09.00 WIB pagi.

Menjelang sore sekitar pukul 15.45 WIB, saksi sempat mendatangi lokasi untuk mencari madu lebah dan sempat mengingatkan para korban mengenai potensi bahaya menambang di dekat tebing curam bantaran sungai. Saksi kemudian meninggalkan lokasi untuk melanjutkan aktivitasnya.

” Tak lama berselang, tepatnya pukul 16.20 WIB, terdengar suara gemuruh runtuhan tebing yang menimbun para korban. Saksi yang bergegas mengecek lokasi langsung meminta pertolongan kepada warga desa setelah menyadari para korban tertimbun material longsor,” terang Mukhsin.

Mukhsin mengatakan, operasi pencarian dan evakuasi langsung dilakukan secara bahu-membahu oleh tim gabungan yang terdiri dari Kaban BPBD beserta TRC, Basarnas, Camat Panyabungan, Polsek Panyabungan, Koramil Panyabungan, Kepala Desa Sipapaga, serta masyarakat setempat.

Pukul 18.05 WIB, Korban pertama atas nama Samsul berhasil ditemukan.
Pukul 19.10 WIB: Korban kedua atas nama Idir ditemukan oleh tim penyelamat.

” Pukul 20.05 WIB: Korban terakhir atas nama Rahmad berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi menuju rumah duka,” katanya.

Akibat kejadian ini, kerugian materi dinyatakan nihil, namun musibah ini merenggut tiga korban jiwa.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sekitar tebing sungai yang rawan longsor. (Isk/SR/Dita)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Terkait Sampah, Komandan Madina Dorong Pemkab Hadirkan Solusi Konkret Pengelolaan TPA Batang Gadis

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Koalisi Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal (Komandan Madina) menilai persoalan pengelolaan sampah di TPA Batang Gadis, Kecamatan Panyabungan Barat, perlu mendapat perhatian serius dan penanganan yang lebih konkret dari…

    Read more

    Continue reading
    Soal Jalan Sentera Produksi Pertanian, Putra Asli Desa Hutanamale di Kota Medan Desak Bupati dan Ketua DPRD Madina Alokasikan Dana APBD Tahun 2027

    MEDAN(Malintangpos Online): Tiga Tokoh Marga Hasibuan yang berasal dari Dusun Hutanamale Julu Desa Hutanamale Kecamatan Puncak Sorik Marapi, mendesak Bupati/Wakil Bupati dan 40 Anggota DPRD Mandailing Natal, untuk segera Mengalokasikan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses