Terkait Sampah, Komandan Madina Dorong Pemkab Hadirkan Solusi Konkret Pengelolaan TPA Batang Gadis

Tumpukan Sampah di Jln Ke TPA Batang Gadis/Dokumen

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Koalisi Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal (Komandan Madina) menilai persoalan pengelolaan sampah di TPA Batang Gadis, Kecamatan Panyabungan Barat, perlu mendapat perhatian serius dan penanganan yang lebih konkret dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina).

Persoalan sampah bukan hanya menyangkut kebersihan, tetapi juga berkaitan dengan lingkungan, kesehatan masyarakat dan kualitas pelayanan publik yang menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah.

Ketua Komandan Madina, Robi Nasution, mengatakan pihaknya mencermati pemberitaan mengenai kondisi TPA Batang Gadis serta penjelasan Pemkab Madina melalui Dinas LHK terkait rencana pengadaan alat berat, penambahan armada dan penyusunan DED TPST.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan hal yang positif untuk mendukung perbaikan pengelolaan sampah, namun masyarakat juga perlu melihat realisasi, target waktu dan hasil yang terukur, sehingga penanganan persoalan tidak berhenti pada tahap perencanaan dan penganggaran.

Kami mendorong Pemkab Madina untuk segera memastikan langkah konkret di lapangan.

” Jika praktik “open dumping” masih berlangsung, tentu harus ada langkah korektif dan percepatan penanganan sesuai ketentuan,”ujar Robi kepada wartawan, Kamis Sore(17/09/2026)

“Pemerintah juga perlu memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai tahapan dan target penyelesaiannya, sehingga publik dapat mengetahui sejauh mana persoalan ini benar-benar ditangani.” ujar Robi lagi.

Robi pun menegaskan, pengelolaan sampah harus dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta aturan terkait lainnya.

“Kami tidak ingin mendahului proses hukum. Namun, apabila dalam pelaksanaannya ditemukan kelalaian, pembiaran atau praktik pengelolaan yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka hal tersebut perlu menjadi bahan evaluasi dan pertanggungjawaban dari pihak yang memiliki kewenangan melalui mekanisme yang berlaku,”pungkasnya.

Lalu Alumni UINSU ini pun menuturkan, aspirasi dan kritik ini merupakan bagian dari kontrol sosial agar kebijakan dan anggaran yang telah direncanakan benar-benar memberikan perubahan bagi masyarakat.

“Kami berharap Pemkab Madina dapat mempercepat penataan TPA, memperkuat sarana dan armada, juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib dan berkelanjutan.”harapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa Komandan Madina akan terus mengawal perkembangannya secara objektif. Setiap langkah konkret pemerintah yang berpihak pada kepentingan masyarakat, tentu akan didukung, dan jika masih terdapat persoalan, kami juga akan menyampaikannya secara kritis dan konstruktif berdasarkan fakta di lapangan demi tercapainya perubahan yang signifikan. (Isk)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Soal Jalan Sentera Produksi Pertanian, Putra Asli Desa Hutanamale di Kota Medan Desak Bupati dan Ketua DPRD Madina Alokasikan Dana APBD Tahun 2027

    MEDAN(Malintangpos Online): Tiga Tokoh Marga Hasibuan yang berasal dari Dusun Hutanamale Julu Desa Hutanamale Kecamatan Puncak Sorik Marapi, mendesak Bupati/Wakil Bupati dan 40 Anggota DPRD Mandailing Natal, untuk segera Mengalokasikan…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina : SDM Berkualitas Kunci Pembangunan Daerah

    MOMPANG JULU(Malintangpos Online): Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan daerah dan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Demikian disampaikan Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses