Dampak Corona, Parbetor Minta Makan ke Bupati Madina

Parbetor di komplek kantor BupatiPANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ratusan orang pengemudi beca motor(Parbetor) mendatangi Komplek Perkantoran Pemda Mandailing Natal, untuk meminta makan, karena parbetor saat ini kesulitan mencari makan, setelah mencuatnya Covid -19.

” Kami datang ke Bupati dan DPRD Madina, karena sudah sulit mencari makan, untuk anak istri, ” ujar Batubara, Rabu(8-4) dihadapan Staf Ahli Bupati Madina M. Daud Batubara dan Fandi Lubis.

Kata mereka,  informasi sebelumnya, parbetor dapat bantuan, setelah ditunggu beberapa hari, bantuan tersebut tidak datang.

Karena itu, kami datang untuk minta makan ke Bupati dan DPRD, apalagi pendapatan kami yg tadinya Rp 70.000,-/ hari, sekarang paling tinggi Rp 30.000.- dan sewa Betor Rp 20.000.-/ harinya.

” Kami juga selama ini tidak pernah mengeluh, karena tidak adanya pendapatan, makanya kami datang agar kami bisa makan, ” kata mereka

Para Parbetor saat ini sedang berda di depan Kantor DPRD, menunggu ketegasan Bupati dan DPRD Madina, terhadap nasib mereka(dita)

Admin : iskandar

 

.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    DPRD Madina RDP Dengan Sorikmas Mining, Teguh W Hasahatan : ” Awal Desember 2027  Rencana Produksi “

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Komisi III DPRD Madina gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT. Sorikmas Mining pada hari Senin (20/07). ‎ ‎Rapat tersebut dipimipin oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Teguh…

    Read more

    Continue reading
    Ketua DPRD Madina Tantang KORWASIS Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Luar Siabu

    SIABU(Malintangpos Online): Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal, H. Erwin Efendi Lubis, S.H., menantang Koperasi Wartawan Siabu Sekitar (KORWASIS) Madina untuk memperluas gerakan sosialisasi bahaya narkoba hingga ke luar Kecamatan Siabu.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses