Walikota Tanjung PinangTANJUNG PINANG( Malintangpos Online): Dalam rapat paripurna anggota DPRD kota Tanjungpinang Rabu (8/4) akhirnya mengambil keputusan bersama dengan menganggarkan dana penanggulangan Covid-19 untuk pemerintah kota Tanjungpinang sebanyak lebih kurang 31 Miliar.

Anggaran yang sudah disepakati bersama, menurut Hj Rahma wakil wali kota Tanjungpinang anggaran itu sudah termasuk bantuan dari pemerintah provinsi sebanyak 750 juta yang langsung di berikan oleh gubernur Kepri Isdianto di gedung daerah pada tanggal 31 Maret lalu.

” Saya mewakili Walikota Tanjungpinang yang tak dapat hadir, setelah melalui beberapa rapat sebelumnya kami telah sepakat penganggaran dana penanggulangan Covid -19 ini adalah sebesar 31,4 Miliar dan itu sudah termasuk dalam anggaran bantuan pemerintah provinsi sebanyak 750 juta,” katan Rahma setelah selesai rapat paripurna.

Anggaran 10,2 Miliar itu akan di letak pada kesehatan yaitu terdiri dari gugus dinas kesehatan, gugus rumah sakit umum daerah (RSUD), penanggulangan bencana dan pada gugus pendidikan.

Sedangkan 2 Miliar untuk dampak ekonomi dalam bentuk kegiatan pembuatan pasar pengganti bazar yang tidak dilaksanakan pada bulan Ramadhan nanti.

Sementara 19 milliar untuk jari penanganan sosial. Yang mendapatkan bantuan itu adalah bagi yang sudah terdata dalam Raskin dan PKH dan selama ini sudah dapat manfaatnya.

Ditambah lagi perluasan dampak bagi profesi yang terkena langsung seperti tukang ojek, kuli bangunan dan supir angkot atau pekerja-pekerja informal.

Total 19 milliar itu bisa berupa bantuan sembako dan berbentuk bantuan langsung tunai (BLT). Keseluruhan anggaran itu dimasukan dalam Anggaran Belanja Tidak Terduga (ABTT) pemerintah kota Tanjungpinang.

“Namun belum tentu anggaran itu cukup karena kita tidak tahu sampai kapan wabah Corona ini akan berakhir karena tidak bisa diprediksi berapa bulan. Dan nantinya anggaran ini bisa di ajukan kembali mungkin pada APBD nanti,” tambahnya. (Dewi/Sidaknews/Red)

Admin : iskandar

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Marsialapari: Ketika Tradisi Gotong Royong Tetap Relevan di Era Modern

    Ada hal-hal yang berubah begitu cepat dalam kehidupan kita. Cara bekerja berubah,cara berkomunikasi berubah, bahkan cara orang saling membantu pun perlahan mengalami perubahan. Dulu, ketika pekerjaan di sawah cukup berat…

    Read more

    Continue reading
    Merasa Dibodohi Kepala Desa, Warga Harapkan Bupati Madina Panggil Empat Kades di Siulangaling Untuk Klarifikasi

    SIULANGALING(Malintangpos Online): Empat Kepala Desa diwilayah Siulangaling ( Desa Ranto Panjang, Desa Lubuk Kapundung, Desa Lubuk Kapundung II dan Desa Hutarimbaru ) Kecamatan Muara Batang Gadis, melalui Surat Nomor :…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses