DD Patahajang Kec.Ulupungkut Mark Up, Inspektorat Madina Tutup Mata

DD Patahajang 2019PEMERINTAH Mengalokasikan anggaran Dana Desa(DD) sejak tahun 2015 yang lalu tujuannya untuk pemerataan pembangunan hingga pelosok desa sekali,termasuk desa-desa yang ada diwilayah Kecamatan Ulupungkut Kabupaten Mandailing Natal.

Contoh Desa Patahajang Kecamatan Ulupungkut ditahun 2019 mendapat alokasi anggaran Rp 1 Milyar lebih untuk program pembangunan fisik dan pemberdayaan dan mayoritas anggaran kegiatan Mark Up yang membuat sejumlah masyarakat protes,tapi sepertinya Inspektorat,Polisi dan Kejaksaan tutup mata,seolah olah tidak ada masalah disetiap desa.

Karena itu, masyarakat yang sudah sempat mengadu ataupun protes,Jumat(1-5) didampingi sejumlah LSM(Lembaga Swadaya Masyarakat) mendatangi Kantor Malintang Pos Group,untuk menyampaikan aspirasi agar Kades – Kades yang diduga korupsi agar dijeploskan ke penjara,karena telah menyalahgunakan Dana Desa(DD) sejak digelontorkan tahun 2015 lalu.

” Kami menyampaikan bukti- bukti DD Desa-Desa yang ada di Kec.Ulupungkut,karena ingin daerah kami berkembang dan ekonomi rakyat meningkat,” sebut warga sambil menyerahkan APBDes seluruh desa yang ada diwilayah Kec.Ulupungkut.

Disebutkan warga, baik proyek fisik dan pemberdayaan yg tercantum dalam APBDes ini semua mata anggaran sangat bertolak belakang dengan kenyataan dilapangan,tapi selalu Lolos dari pemeriksaan Inspdktorat setiap tahunnya.( Bersambung Terus)

 

Admin : iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    SERI 4 DARI 6 — TAK BECUS URUS SAMPAH, PEMKAB MADINA SUDAH HARUS MENYERAH!

    MADINA TAK BERDAYA DI HADAPAN SAMPAH Kripis Lingkungan || Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Setelah dapat perintah dan sanksi dari Pusat, mengapa Madina Tak Mampu Benahi TPA? Ada satu kenyataan yang…

    Read more

    Continue reading
    Lab. Tarbiyah, Prodi MPI, dan HMPS MPI STAIN Madina Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Desa Gunung Manaon

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Laboratorium Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) MPI berkolaborasi…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses