# Kacang Asin # Produk Sumbar di Kab. Madina Laris

PEMERINTAH Mandailing Natal ke depan sudah waktunya melakukan survey  secara khusus, untuk melihat secara nyata di tengah-tengah masyarakat, baik Ikan Mas, Sayur-sayuran makanan ringan, serta Kopi yang kita banggakan semua nyaris dari Provinsi Sumatera Barat datangnya.

Memang, masih ada produk atau hasil dari Mandailing Natal, antara lain Kacang Asin  # Berkah 4 Putra # yang di produksi di Kel. Panyabungan III Kec. Panyabungan, itupun produksinya tidak banyak.

Yang lainnya, Kue, Kopi, krupuk, Kipang, serta produk lainnya sudah dikuasai oleh produk dari Sumatera Barat, padahal hasil apa yang tidak ada bahan mentahnya di Mandailing Natal.

Kenapa bisa..? Yang bisa menjawabnya adalah Pemerintah, termasuk Kadin, HIPMI serta Organisasi lainnya, tetapi yang jelasnya ada baiknya Bacalon Bupati – Wakil Bupati juga sebaiknya menyelipkan persoalan tersebut di Visi -Misinya.

Bayangkan, Sapu Lidi saja sekarang ini yang merajai di Mandailing Natal, produksi dari Sumatera Barat, padahal pohon kelapa banyak di Mandailing Natal sejak dulu(Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Iluminasi KUHAP dan KUHP Nasional

    PADANGSIDIMPUAN(Malintangpos Online): Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili oleh Asisten I, Iswan Nagabe Lubis, S.Sos, MM menghadiri kegiatan Iluminasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)…

    Read more

    Continue reading
    Pabrik Sandal Swallos Di Medan Deli Ludes Terbakar, 15 Jam Api Masih Berkobar

    MEDAN (Malintangpos Online): Pasca kebakaran hebat yang terjadi di pabrik sandal Swallow milik PT Garuda Mas Perkasa yang terjadi sejak Selasa (27/1) sekira pukul 21:00, hingga Rabu (28/1) sekira pukul…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses