22 Maret Pembacaan Putusan, Warga Madina Harapkan Hakim MK Jangan Main Mata

JAKARTA(Malintangpos Online): Sejumlah warga Bumi Gordang Sambilan di Jakarta mengharapkan kepada Hakim Mahkamah Kontitusi dalam memutus Gugatan Paslon SUKA No.86/PHP-BUP-XIX/2021 berlaku jujur dan adil,alias jangan main mata.

“Kami sangat yakin denga Hakim MK yang akan membacakan putusan Senin  22 Maret 2021 Pukul 13.30 di Panel 2 dengan Panitera Pengganti I Made Gede W.T,” Ujar warga Madina di Jakarta Hasyim Darmawan Nasution,SH di Gedung DPR RI.

Kata Hasyim, kalau melihat jalannya persidangan dan bukti-bukti dan saksi yang dihadirkan Pemohon (SUKA) rasanya sangat tidak mungkin dilakukan PSU(Pemilihan Suara Ulang),tetapi Paslon Dahlan -Aswin harusnya Diskualifikasi.

Alasannya..? Seperti yang disampaikan oleh Saksi Ahli dari Paslon SUKA pada waktu persidangan,maupun seperti komentar dari Mantan Ketua Bawaslu RI Bambang Eka Cahya Widodo mejelang Sidang Pleno Putusan Sengketa Pemilu Kada,Minggu(14/3) semalam.

” Mahkamah Konstitusi dapat mendiskualifikasi calon kepala daerah terpilih yang terbukti melakukan kecurangan secara tersturuktur,sistematis dan masif(TSM),” Ujarnya.

Karena itu, terkait Permohonan Gugatan Paslon SUKA kita sangat yakin betul Hakim Mahkamah Konstitusi akan membuat kebijakan yang se adil -adilnya sesuai dengan permohonan gugatan Paslon O1 Sukhairi -Atika akan dikabulkan Hakim.

Ditempat terpisah Rosliana,SH juga warga Madina di Jakarta, sangat yakin betul dengan Hakim Mahkamah Konstitusi dalam memutus Permohonan Gugatan No 86/PHP-BUP-XIX/2021 akan Mendiskualifikasi Paslon Dahlan -Aswin atau Paslon 02.

” kalau saya sangat tidak yakin Hakim MK bisa dipengaruhi oleh siapapun, mereka (Hakim MK) akan mendiskualifikasi Paslon Dahlan -Aswin,sebab ketika sidang jelas -jelas kita mendengar semua yang disampaikan saksi -saksi yang Live dari Gedung MK,” Ujar Rosliana,SH kepada Wartawan(RN/RIN)

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Subsidi Bocor, Rakyat Boncos: Siapa Penikmat Subsidi BBM..?

    *** Oleh : Ludfan Nasution, Koordinasi Mandailing Epicentrum.*** Ada sesuatu yang terasa janggal dalam cara kita membicarakan subsidi BBM. Ketika pemerintah menemukan bahwa masyarakat mampu ikut menikmati Pertalite, kita segera…

    Read more

    Continue reading
    Stop Satgas PETI Tanpa Legalisasi Tambang Rakyat

    *** 0leh : Ludfan Nasution — Koordinator Mandailing Epicentrum *** Satgas Penanganan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal kini tampaknya telah memasuki tahap baru. Setelah serangkaian rapat dan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses