Berulah Lagi, AL Tersangka Pengeroyok Wartawan Merupakan Terpidana ” Provokator ” Kerusuhan Mompang Julu

Dokumen Kerusuhan Mompang Julu

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Salah satu pelaku pemukulan wartawan di Kabupaten Mandailing Natal  Jeffry Barata Lubis (43), berinisial AL (26) diketahui juga merupakan salah satu ” Provokator “dalam kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kec.Panyabungan Utara Kabupaten Madina tahun 2020 yang lalu.

Dan berdasarkan data yang dihimpun Topmetro.News. tersangka AL bersama mantan istrinya, juga telah ditetapkan sebagai terpidana dan ditahan di Lapas Tanjung Gusta Medan pada akhir tahun 2020 yang lalu.

Tersangka AL (26) dan ketiga temannya dalam kasus penganiayaan wartawan Madina saat temu pers di Poldasu, senin lalu (14/03/2022).(TIM)

Dalam pemberitaan beberapa media online saat itu saat dalam pemeriksaan tim penyidik Poldasu, AL mengakui bahwa dia bersama istrinya ikut serta untuk menghasut warga desa Mompang julu untuk meminta kepala desa turun dari jabatannya.

“Saya dengan istri saya, tidak ada memaksa kades agar mendapatkan bantuan langsung tunai sebesar 30 persen, tapi kami meminta agar kades turun dari jabatannya. Coba saja tanya yang lain,” kata AL saat itu ketika diinterogasi petugas kepolisian, di Medan pada Rabu, 8 Juli 2020 lalu.

Kini, setelah selesai menjalani hukuman terkait kerusuhan desa Mompang julu itu, AL kembali berulah dan melakukan pelanggaran hukum. Dia (AL) merupakan salah satu tersangka yang diamankan pihak Ditreskrimum dan Polres Madina terkait penganiayaan atau pemukulan wartawan di Madina, Jumat (04/03/2022) kemarin.

Dokumen Kerusuhan Mompang Julu

Hal ini juga dibenarkan oleh Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja ketika menggelar konfrensi pers di Polda Sumut, Senin (14/03/2022) kemarin.

“Jadi tersangka Awaluddin ini adalah salah satu tersangka kita yang melakukan pembakaran mobil Wakapolres Madina,” kata Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Dia menerangkan AL dihukum 7 bulan penjara terkait pembakaran mobil Wakapolres Madina. Dan AL bebas dari Lapas Tanjung kusta Medan pada Februari 2021 yang lalu.

Kanan Tsk AL

Menurut mantan Kapolres Asahan tersebut, AL merupakan orang pertama yang melakukan pemukulan terhadap korban yang terjadi di Lopo Coffe Mandailing yang berada di Jalan Wiliem Iskandar desa Pidoli lombang kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina.

Untuk kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap wartawan ini tersangka AL, SL, MZ (Zuki) dan EM dijerat dengan pasal 170 junto 351 KUHAP dengan ancaman pidana maksimal 7 penjara. (TIM/WhatsApp)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Soal Perkara Penganiayaan, Kapolsek Batang Toru: Penyidik Bekerja Berdasarkan Fakta dan Alat Bukti

    BATANGTORU(Malintangpos Online): Penanganan perkara dugaan penganiayaan yang tengah diproses Polsek Batang Toru mendapat perhatian setelah muncul sejumlah keberatan dan sorotan terhadap proses hukum yang berjalan. Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Batang…

    Read more

    Continue reading
    Empat Anak di Panyabungan Tak Bisa Sekolah Disebabkan Faktor Ekonomi Orangtua Yang Memprihatinkan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Kasihan Sekali Ke Empat Anak Tersebut,” Ucapan itulah yg cocok dan pas diucapkan kepada Putra/Putri pasangan Poso Yasri (37) dan Miftahul Jannah (36) Penduduk Kel.Pidoli Dolok Kecamatan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses