Soal PT.SMGP, Massa AMBM ” Kepung ” Kantor Bupati Madina

PANYABUNGAN (Malintangpos Online): Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Bersatu Mandailing Natal (AMBM) ” Mengepung ” Kantor Bupati Madina, Kamis (20/10), untuk menyampaikan aspirasi,sekitar Sejumlah Tragedi yg terjadi di PT.SMGP.

Pantauan Wartawan di lapangan, massa melakukan orasi di halaman kantor Bupati. Massa menuntut agar PT SMGP bertanggungjawab.

Dalam pernyataan sikap, massa AMGP menuntut agar PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) bertanggungjawab penuh atas kelalaian yang menyebabkan musibah tragedi hingga menghilangkan nyawa.

Massa meminta pihak PT SGMP menghentikan segala bentuk operasional karena sudah meresahkan masyarakat dan sudah banyak memakan korban jiwa.

Sekitar 144 Anggota  kepolisian dari Polsek Panyabungan dan Mapolres Madina, melakukan penjagaan ketat.

Sedangkan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menerima massa di Aula kantor bupati dan hingga saat masih melakukan Dialog, antara AMBM dengan Wakil Bupati( RIAH/ARIS/Dita)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Perkuat Profesionalisme Pers Siber, Lilik Riadi Dalimunthe Pimpin Forum Pemred SMSI Sumut

    MEDAN(Malintangpos Online):Lilik Riadi Dalimunthe resmi dilantik sebagai Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Utara periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua SMSI Sumut, Erris…

    Read more

    Continue reading
    Wabup Madina Ajak Masyarakat Tekan Inflasi Dengan Memanfaatkan Pekarangan

    PARBANGUNAN(Malintangpos Online): Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution, mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur dan sejenisnya sebagai upaya menekan inflasi. Ajakan itu disampaikan Atika saat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses