Kejati Sumut Ke – Ponpes Musthafawiyah Purba Baru Untuk Belajar Mengelola Pondok Pesantren

PURBA BARU(Malintangpos Online): Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara,Idianto.SH.MM, Berkunjung Ke – Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Kec.Lembah Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal, selain Ziarah dan Silaturrahim, juga untuk belajar Mengelola Pondok Pesantren.

” Dari Sambutan Kejati Sumut, Kejatisu ingin belajar ke Ponpes Musthafawiyah Purba Baru, karena Kejatisu juga sudah mendirikan Ponpes Tahfiz Qur’an di Bengkulu tanah kelahirannya,” Ujar Sumber Redaksi, Sabtu(24/5) Via WhatsApp ketika dihuhungim

Tetapi , sesuai pengakuan Kejatisu, Ponpes Tahfiz Qur’an yg didirikannya belum juga mendapat santri yang banyak, padahal Kejatisu  sudah Gratiskan Biaya.

Sementara itu, Mudir Ponpes Musthafawiyah Purba Baru H.Bakri Musthafa Nasution, menyampaikan kepada Kejatisu, Pesantren Musthafawiyah di dirikan oleh nenek handa kami Syech.H. Mustafa Husen Nasution pada tahun 1912.

Saat ini Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, sudah berumur 113 tahun dan pesantren ini diasuh oleh 220 guru dengan santri dan santriwati berjumlah 12.000 siswa.

” Pesantren ini terdiri dari tingkat Tsanawiyah dan Aliyah.,” ujar Mudir.

Dapat kami sampaikan bahwa bapak – bapak guru yang ada bersama kita dirumah yang berbahagia ini adalah guru-guru senior Musthafawiyah yang telah meluluskan para alumni Pesantren Mustafawiyah yang tersebar luas diseluruh dunia termasuk Indonesia

Disebutkan Mudir, santri berbagai tujuan,  mulai menjadi ustad, pengusaha, politikus, pemerintahan hingga hakim.

Selain itu alumni juga melanjutkan studi keluar negeri seperti ke mesir, suria dan Negara lainnya.

Para alumni juga aktif dalam mendukung dan mengabdi pada pesantren. Keberadaan alumni yang tersebar luas diberbagai bidang menunjukkan pengaruh pondok pesantren musthafawiyah Purba Baru dalam mencetak generasi yang berpengetahuan dan memiliki peran penting dalam masyarakat( Red).

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Selamatkan Ikan Lubuk Larangan Tambangan Jae, Pemkab Madina Wacanakan Bangun Bendung

    TAMBANGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) merencanakan pembangunan Bendung, untuk memastikan pasokan air terpenuhi di Lubuk Larangan Anak Yatim, Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, demi menyelamatkan ikan-ikan yang…

    Read more

    Continue reading
    Warga Mendobrak Pintu, Guru SMK Negeri 2 Panyabungan Ditemukan Meninggal di Rumahnya

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Innalillahi Wainnalillahi Rojiun”  Warga Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), digegerkan dengan penemuan seorang perempuan yang diketahui merupakan guru SMK Negeri…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses