Areal Pertanian Rusak Dampak Pembangunan Bandar Udara di Kec.Bukit Malintang

Aek Kapinis Sebelum Bandar Udara dibangun

BUKIT MALINTANG(Malintangpos Online): Tokoh masyarakat asal Desa Malintang Julu Iskandar Hasibuan.SE, Mengakui setiap hari di Telepon dan WhatsApp warga yang areal Pertaniannya dan airnya berasal dari Aek Kapinis Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal.

Bak Penampungan air yg dibangun Bandara, kualitasnya diragukan

” Senin 19 Agustus 2024, saya bersama sejumlah Wartawan langsung melihat keadaan Areal Pertanian di hilir Aek Kapinis Kec.Bukit Malintang, ternyata apa yang dibilang warga Petani 100 % adalah Benar, setelah dibangunnya Bandar Udara, Areal Pertanian banyak yang rusak,” Ujar Tokoh Masyarakat asal Desa Malintang Julu Iskandar Hasibuan.SE,Senin( 19/8) di Kedai Kopi Desa Sidojadi, usai meninjau areal Pertanian warga yg rusak.

Seperti yang sering saya sampaikan, satu orangpun warga di Kecamatan Bukit Malintang tidak ada yang tidak setuju ada Bandar Udara dibangun oleh pemerintah dan semua mengucapkan terimakasih.

Keadaan Aek Kapinis sebelum Bandara dibangun

Tetapi, apa Kementerian Perhubungan, DPRD Madina, DPRD Sumut dan DPR RI, serta Gubsu dan Bupati/Wakil Bupati, menjadikan Warga Korban sebagai tumbal pembangunan Bandar Udara, saya rasa mereka tidak seperti itu kepada masyarakat.

Dan tidak ada PEMERINTAH, yang MENGORBANKAN warganya demi untuk mewujudkan Pembangunan seperti Bandar Udara.

Tadi, warga bercerita bahwa sebelum ada Bangunan Bandar Udara, lahan Pertanian warga baik – baik saja, serta warga Desa Malintang Julu yg sumber airnya dari Aek Kapinis tidak pernah mengeluh soal MCK.

Aek Kapinis Setelah dibangun Bandara

Adakan dibangun pihak Bandara Sumur Bor..? Tanya Wartawan ” Itukan selera yang ngomong itu, jika ada, warga ngak mengeluh, kalaupun ada, mungkin pihak Bandara dan warga yang Membangun Sumur Bor Main Mata, jadi Dananya hilang begitu saja,” Ujar Iskandar Hasibuan yg juga Pemilik Media PT.Malintang Pos Group itu.

Bahkan, tadi saya telah bicara langsung dengan Camat Bukit Malintang Mahdi Gultom.S.Pd di Kedai Kopi Sidojadi, bahwa ada kalimat Pengelola Bandara, bahwa diluar Pagar Bandara bukan tanggung jawab mereka jika ada masalah.

Saat warga memberikan keterangan

Jika kalimat itu benar, sekarang saya mau tanya Sumber Air yang Memporak – porandakan Areal Pertanian warga Kecamatan Bukit Malintang dari mana..? Mau tau jawabnya, kita pulangkan ke pihak Bandar Udara.

” Saya bukan Akhli Pembangunan Bandar Udara, tetapi Kementerian Perhubungan membangun Bandar Udara, sudah mengkaji secara detail Plus dan Minus dibangunnya Bandara, bukan main bangun saja, alias Bukan Hantam Kromo,” ujar Iskandar Hasibuan yg kelahiran Desa Malintang Julu itu.

Atau jangan – jangan PPK Bandar Udara atau pihak Bandar Udara dan Kementerian Perhubungan ada ” Main Mata ” soal Pembangunan Bandara , ujar Mantan anggota DPRD Madina Itu dengan lantang ( Norman/ Aris/Nanda)

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Warga Kampung Darek Padangsidimpuan Geram, Pasang Spanduk: Pengedar Narkoba Adalah Pengkhianat Bangsa

    PADANGSIDIMPUAN(Malintangpos Online): Rasa geram bercampur keprihatinan mendalam kini melanda warga Kampung Darek, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Sebagai bentuk penolakan keras terhadap maraknya peredaran narkoba yang mengancam lingkungan, masyarakat…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Ditantang Anggota DPRD Tuntaskan Carut Marut RSUD Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Anggota DPRD Mandailing Natal, H. Binsar Nasution, bongkar carut-marut RSUD Panyabungan. Meski digadang jadi rumah sakit rujukan, faktanya RSUD ini masih jauh dari standar. Ruang rawat kurang, AC…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses