BLT-DD ” Mompang Julu Mencekam “Minta Bupati Madina Temui Warga

MASYARAKAT Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, yang melakukan aksi blokir jalan sejak Senin pagi (29/6) pagi hingga pukul 20.30 Wib telah mengakibatkan dua Unit Mobil, Septor dibakar massa dan hubungan Lalulintas masih macet total.

Tuntutan warga agar Bupati Madina Drs. H. Dahlan Hasan Nasution temua warga pendemo yang sudah mulai emosi dan juga Kades Mompang Julu Henri Hasibuan diminta segera mundur, kalau tidak Jalinsum tidak akan dibuka sepanjang tuntutan warga tidak dipenuhi.

Wartawan Malintang Pos Group yang turun ke lokasi 4 orang, melaporkan bahwa situasi hingga pukul 20.30 Wib Jalinsum masih di Blokir warga, warga di berbagai tempat ngumpul, di Kedai Kopi yang dibahas soal Bupati yang tidak mau turun ke desa itu, serta Kades juga diharapkan warga mundur.

Salah Kades apa..?  Informasi yang diterima dari sejumlah BPD Desa Mompang Julu, bahwa soal BLT-DD adalah hasil musyawarah yang telah di rapatkan beberapa kali.

Soal BLT-DD memang di Tanda Tangani Rp 600.000.- sebagai bentuk pertanggung jawaban DD yang kisaran Rp 171.000.000.- kurang lebih, tentu hasil musyawarah dibagi Rp 200.000.-/KK,  bukan Kades yang menetapkan, aparat desa tugasnya membagi sesuai hasil yang telah di musyawarahkan.

Untuk kita ketahui bersama, jika dibagikan Rp 600.000.-/KK sesuai jumlah anggaran yang ada di RAPBDes maka yang kebagian hanya sekitar 97 KK, dengan hasil musyawarah BPD tersebut jsdinya dibagi 97 X 3 X Rp 200.000.- dan itupun masih banyak yang tidak kebagian dengan jumlah penduduk Desa Mompang Julu.

Persi Pendemo, bahwa selama ini Kades tidak transparan menggunakan Dana Desa dan juga soal BLT – DD yang dibagi Rp 600.000.-/KK hanya dibagi Rp 200.000.-/KK, makanya warga melakukan aksi di desa tersebut.( Bersambung Terus)

 

Admin : iskandar

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak -Kapik Dibiarkan Bupati Mandailing Natal

    LUMBAN DOLOK(Malintangpos Online): Memprihatinkan Kondisi Gedung SD Negeri 029 Lumban Dolok Kecamatan Siabu, yang kupak – kapik dibiarkan oleh Bupati dan DPRD Mandailing Natal. ” Pengakuan Orangtua siswa, Permohonan untuk…

    Read more

    Continue reading
    Direktur : ‎Tidak Ada Pungli. Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

    NATAL(Malintangpos Online): Sejumlah pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husni Thamrin Natal mengeluhkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang disebut sebagai “uang administrasi” saat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses