
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Usai melakukan aksi Demo di Gedung DPRD, Mahasiswa yang tergabung di IMA Madina STAIN, Melanjutkan aksi Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Madina, dengan naik Mobil Pic Up dan disambut oleh Satgas MBG dan sejumlah Polisi dan Satpol PP dan Damkar.
” IMA Madina STAIN Demo Terkait MBG, Bupati/Wakil Bupati dan Sekda ” Penakut ” karena tidak satu orangpun pimpinan Mandailing Natal, tersebut yang mau menerima Mahasiswa yang melalukan aksi unjuk rasa,Rabu(11/02 di Kantor Bupati.

Ketua IMA Madina STAIN, Hasnul Habib di kantor Bupati, mengaku heran dengan sikap Bupati/Wakil Bupati, yang tidak mau menerima mahasiswa yang menyampaikan informasi.
Padahal, tuntutan mahasiswa untuk kepentingan masyarakat, khusus pelajar yang disuguhi MBG yg tidak sesuai dengan SOP MBG.
” Kami datang dengan niat baik, sejumlah Dapur MBG bermasalah, katanya MBG ( Makanan Bergisi Gratis), jangan – jangan MBG( Makanan Beracun Gratis),” ujar Asnul Habib ketua IMA Madina STAIN.

Sedangkan Sopian dan Arif dalam Orasinya dihadapan Satgas MBG, Menyampaikan sejumlah tuntutan yang tertera di Spanduk dan Foster yang dibawak Mahasiswa terkait dengan MBG di Madina.
Serta, memgharapkan kepada Bupati, agar periksa personel dapur MBG, kepala DPPG, ahli gizi
Selain itu, periksa , akuntan, jurutama masak, ahli sanitasi, asisten lapangan dan relawan dapur

Kata mereka, apakah persyaratan untuk jadi personel MBG sudah dipenuhi kapan dan dimana dilaksanakan perekrutan personil MBG.
Kata dia, diduga banyak nepotisme dalam perekrutan dan mengabaikan syarat-syarat yang dibutuhkan sesuai SOP MBG.
Bahkan, ujar mereka, Kami minta Bupati Kabupaten Mandailing Natal , mengkaji ulang aggaran MBG di Kabupaten Mandailing Natal.
” aparat penegak hukum diduga tutup mata dengan banyaknya pelanggaran – pelanggaran yang telah terjadi selama program MBG dilaksanakan.,” Ujarnya

Serta, diduga apakah Bupati Mandailing Natal, sekongkol dengan yayasan-yayasan MBG di Mandailing Natal, untuk mandapatkan keuntungan pribadI.
” kaji ulang kembali keberadaan MBG di Mandailing Natal , apakah sudah sesuai SOP, karena diduga menjadi ladang korupsi massal di Madina,” ujar mereka bergantian.
Mahasiswa IMA Madina yg Demo, merasa tidak puas dengan tidak adanya Bupati/Wakil Bupati dikantor.
” Kami butuh kepastian, kapan ada kepastian dari Bupati terhadap tuntutan mahasiswa, ” ujar mereka.
Satgas MBG Madina, yg menerima peserta aksi Demo, mengutarakan tintutan warga di Medsos dan sejumlah Media Online tentang MBG, telah ditanggapi dengan Menyetop Operasional MBG Bukit Malintang sambil menunjukkan suratnya
Terkait Bupati sekarang ada di Medan menemui BPK, Wakil Bupati ada kegiatan dan Sekda lagi ada tamu, makanya saya yg menerima.

Pantauan Wartawan, mahasiswa yang Demo setelah menyampaikan Aspirasinya bubar dengan tertib dan akan datang lagi dengan massa yg lebih banyak joka tuntutan tidak dipenuhi( Aris/Putra/Izal)
Admin : Iskandar Hasibuan








