CV.PT ” Membandel ” Cabut Izinnya

NATAL(Malintangpos Online): Diduga membandel dengan terus beroperasi melakukan pertambangan pasir dan batu (sirtu).

Diminta Inspektur Tambang wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencabut Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB) CV.PT.Izin No 09032200366430004 alamat Desa Kampung Sawah kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal, yang dikeluarkan tanggal 25 Juli 2023.

Sebab diketahui, CV PT. saat ini masih belum memiliki Izin Teknis Pertambangan (ITP) dan Izin Lingkungan (Amdal) dari kementerian ESDM yang menjadi syarat mutlak, sudah melakukan aktifitas pertambangan di Aek Batang Natal.

Selain sanksi cabut SIPB, apabila perusahaan pertambangan galian C melakukan aktifitas tanpa melengkapi berkas ITP dan Amdal, kegiatan operasional galian C tersebut dianggap “ilegal”.demikian ditegaskan Kepala Bidang ESDM Prov Sumut, August SM Sihombing, Senin (24/06/2024) lalu.

Saat itu, August juga menjelaskan dapat disangkakan pelanggaran Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan UU No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara pada Pasal 158 yang berbunyi “Setiap orang yg melakukan usaha penambangan tanpa izin dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000.000,(seratus milliar rupiah).

Surat Pengaduan

Sementara itu Inspektur Tambang, Iskandar Sihombing ketika dikonfirmasi wartawan, Jum’at (28/06/2024) kemaren , terkait ini via whatsapp menjawab agar segera dibuatkan surat aduannya lengkap ditandatangi pelapor.

“buatkan aduannya dalam bentuk surat yang ditandatangani pelapor, lengkap dengan foto dan titik kordinat dilapangan.”sebutnya.

Dan lanjutnya, karena ini terkait kelengkapan dokumen, suratnya ditujukan ke DPMPTSP Provinsi, dengan tembusan ke Dinas ESDM Provinsi dan instansi terkait lainnya.

Informasi yang dihimpun wartawan dari warga Desa Kampung sawah. Hingga saat ini CV Parak Tale masih terus beraktifitas melakukan penambangan pasir.

“Memang dalam dua hari ini Kapal keruk pasir CV Parak Tale tersandar di pinggir sungai batang Natal setelah viral dalam pemberitaan. Hanya saja, pasir yang beberapa hari ini telah mereka tambang dan menumpuk, itu yang diangkut menggunakan mobil truk.”ujar warga yang tak ingin identitasnya disebutkan, Jum’at (28/06/2024). (Rel/Dia).

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bupati Madina Ajak Mahasiswa Melihat Perspektif Luas Dari PBAK

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Bupati H. Saipullah Nasution mengajak mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal (STAIN Madina) untuk melihat kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dengan perspektif yang…

    Read more

    Continue reading
    Wakil Bupati Madina Minta Dinsos Verifikasi Data Korban Kebakaran Selesai Satu Hari

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta Dinas Sosial menyelesaikan verifikasi data para korban kebakaran di Desa Panyabungan Julu, Kecamatan Panyabungan, selesai dalam satu hari.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses