Dagangan Monza di Panyabungan Kian Laris

Dua pria memilih pakaian di galeri pakaian bekas

PANYABUNGAN (Malintang Pos) : Penjual pakaian bekas atau yang lebih dikenal dengan “monza” di Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) semakin ramai atau menggeliat. Penjual monza ada di depan rumah warga maupun di pusat pasar tradisonal.

Seperti di pasar tradisional Huta Siantar, Kecamatan Panyabungan, kendati hanya berjualan sekali seminggu, keberadaan pedagang kian bertambah. Terlihat pembeli juga semakin ramai, apalagi ditambah perekonomian semakin sulit banyak warga beralih ke pakain bekas.

Saat ini, puluhan pedagang pakaian bekas jika hari Jum’at mulai memadati halaman bolak tempat mereka berjualan. Dagangan jenis pakaian, baju, celana hingga handuk itu semakin diminati warga.

Menurut pedagang, mereka rata-rata memperoleh keuntungan dari hasil jualnya mencapai Rp 100.000. “Itu hitungan bersihnya,” ungkap seorang pedagang yang mengaku boru Nasution pada wartawan, Jumat (2/12). Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, dia sekali seminggu belanja pakaian monza ke Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Sementara beberapa orang pembeli mengaku, bahwa pakaian asal luar negeri yang dibeli tidak kalah bagus dengan pakaian di toko-toko yang ada, bahkan harga jual pedagang diakui masih terbilang murah. (medan binsnis/zamharir rangkuti)

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

APBD BUKAN TITAH KEKUASAAN: MPC PEMUDA PANCASILA MADINA PERTANYAKAN BATAS KEWENANGAN BUPATI

*:Zainal Arifin Simbolon: Rp40 Juta Telah Dituangkan dalam APBD 2026, Mengapa Saat Pencairan Menjadi Rp25 Juta?* PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal, Zainal Arifin…

Read more

Continue reading
Pemkab Madina dan DPRD Sepakati KUPA-PPAS APBD 2026

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) dan DPRD setempat menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses