
PANYABUNGAN(Malintangpos Online):” Hanya Gubsu dan DPRD Sumut, yang paling cepat menyelesaikan Pembersihan Longsor di Wilayah Desa Tanobato Kec.Panyabumgan Selatan,” Ujar sejumlah Kades dari Kec.Batang Natal.
Kenapa..? Sangat tidak mungkin Dana Desa dan APBD Madina dibuat untuk membersihkan tumpukan longsor, karena Jalan Jembatan Merah – Muarasoma adalah tanggung jawab Gubsu C/Q.Bina Marga Bina Kontruksi Sumut.

” Kita menunggu kebijakan Pemerintah, jika belum bisa lewat sampai Besok,Selasa(26/12) kita Kepala Desa se Kec.Batang Natal, akan membawa Pacul membantu Pihak UPT.Bina Marga Sumut, untuk membersihkan Longsor,” Ujar Kepala Desa Ampung Padang,Syawaluddin.Batubara,Senin(25/12) Via selular ketika dihubungi.
Kata Kades, Minggu(24/12) di Wilayahnya dan Pasar Simpang Gambir, harga Cabai sudah Rp 120.000/ Kg dan beras memang belum terasa naiknya, sebab warga baru menerima Bantuan Beras.
” komunikasi saya dengan sejumlah Kades, warga di 30 Desa se -Kecamatan Batang Natal,sudah mulai resah dan bingung akibat longsor di Desa Tanobato Kec.Panyabungan Selatan,” ujarnya.
Sedangkan Kades lainnya,sangat mengharapkan Gubsu dan DPRD Sumut,mendesak Kadis Bina Marga Sumut,agar segera turun ke Mandailing Natal.
” Kadis Bina Marga Bina Kontruksi Sumut, jangan menyerahkan sepenuhnya kepada UPTD Bina Marga Sumut di Kotanopan, ini sudah 4 hari Tertutup akses jalan ke Pantai Barat,” ujar sejumlah Kades (Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.








