Dana Desa se Kab.Madina Untuk Tanaman Cokelat Lebih Bermanfaat

Foto hanya pemanis berita

MENDENGAR Program sejumlah oknum dari berbagai Instansi belakangan ini Fokus terhadap kegiatan ” Bimtek dan Pengadaan Buku Perpustakaan Desa ” adalah program yang sangat tidak ber manfaat bagi masyarakat dan terkesan menghamburkan APBN dan hanya menguntungkan sejumlah oknum saja dan sudah seharusnya di STOP.

Padahal, seperti yang diungkapkan oleh Mantan Kepala Bappeda Madina dan Tapsel H.Mohd.Aswan Hasibuan,SH.MM ” Setiap Rumah Ada 1 Pohon Cokelat/Kakao ” adalah ide dan program yang sangat tepat,sebab merawat Kakao jauh lebih mudah ketimbang merawat Kopi dan Durian.

Soal Dana..? Kita tau bersama bahwa Pemerintah Pusat dibawah Kepemimpinan Presiden RI Ir.H.Joko Widodo sejak tahun 2015 lalu telah Menggelontorkan APBN ke seluruh desa,termasuk 377 Desa di Kabupaten Mandailing Natal,apa salahnya disisihkan untuk bibit Cokelat/Kakao Rp 10.000.000/Desa untuk bibit yang langsung diserahkan setiap KK/Rumah Tangga.

Bukan maksud Penulis harus Bibit Cokelat/Kakao seluruh desa, tapi karena Pohon Kakao sangat mudah merawatnya,makanya saran dari H.Mohd.Aswan Hasibuan diambil contohnya, sebab pohon Kakao sangat mudah dirawat.

Memang ide/Program ini bukan tidak diketahui oleh Kades dan BPD setiap desa, pasti diketahui dan mungkin sudah pernah di programkan Kades, tapi pasti setelah diserahkan/dibagi – bagi ke warga tidak pernah lagi di kontrol ataupun ditanya sudah bagaimana keadaan bibit yang diserahkan, artinya jika sudah diserahkan ” Urusan Muyu Mei ” bukan begitu caranya ( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.