DD Batang Gadis 2018 ” Bobrok ” Dipertanyakan Warga

MCK AmbrukBATANG GADIS(Malintangpos Online): Sejumlah warga melalui Ketua LMP Kab. Madina M. Syawaluddin, meminta Polisi dan Kejaksaan memeriksa Plt.Kades Batang Gadis Kec. Panyabungan Barat,Kab.Madina agar pembangunan MCK dari DD tahun 2018 yang Ambruk dan menelan korban luka diperiksa kembali.

” Jebolnya Bak Penampungan Air yang di Bangun menggunakan Dana Desa Pada Tahun 2018 silam hingga saat ini belum ada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian jebolnya bak penampungan air di Desa Batang Gadis,” ujar Ketua Laskar Merah Putih ( LMP) Kab Madina M Syawaluddin,Selasa malam(21-4) Via WhatsApp ke Redaksi Malintang Pos Group.

KorbanM.Syawaluddin meminta kepada pihak Kepolisian Resort Mandailing Natal dapat kembali menindak plt Kepala Desa Batang Gadis pada saat itu dimana karena kelalaiannya dalam melaksanakan Pembangunan Bak Penampungan air di Mesjid Desa Batang Gadis mengakibatkan orang lain luka, selain itu Kegiatan ini sangat pantas dan kuat dugaan syarat muatan korupsi.

Diharapkannya, dari kedua unsur Pidana Umum dan Pidana Korupsi dapat di terapkan kepada Plt Kepala Desa Batang Gadis Kec Panyabungan Barat yang mana Pada Januari 2018 Bangunan Bak Penampung air di mesjid telah menelan korban luka – luka dan tambah lagi Korbannya anak di bawah Umur.

Camat Panyabungan Barat Aswar yg dihubungi via WhatsAppnya, Selasa(21-4) belum memberikan jawaban terkait DD tahun 2018 yg Ambruk( WhasApp)

 

Admin : iskandar

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    SERI 4 DARI 6 — TAK BECUS URUS SAMPAH, PEMKAB MADINA SUDAH HARUS MENYERAH!

    MADINA TAK BERDAYA DI HADAPAN SAMPAH Kripis Lingkungan || Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Setelah dapat perintah dan sanksi dari Pusat, mengapa Madina Tak Mampu Benahi TPA? Ada satu kenyataan yang…

    Read more

    Continue reading
    Lab. Tarbiyah, Prodi MPI, dan HMPS MPI STAIN Madina Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Desa Gunung Manaon

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Laboratorium Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) MPI berkolaborasi…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses