DD Hutabargot Lombang Disoroti, Pembangunan Drainase Diduga Anggarannya Mark Up

Saluran Dranase Banjar Jae Desa Hutabargot Lombang sumber dana Dana Desa Tahun 2016, sebesar Rp 335.335.000,- panjang 300 Meter.

HUTABARGOT(Malintang Pos):Sejumlah orang warga Desa Hutabargot Lombang Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal,mengharapkan kepada Insfektorat dan Kejaksaan Negeri Madina,untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap proyek pembangunan Saluran Drainase Banjar Jae senilai Rp 335.335.000,- yang anggarannya dinilai di Mark Up karena hanya 300 Meter.

            Pengharapan warga Desa Hutabargot Lombang Kecamatan Hutabargot tersebut disampaikan kepada Malintang Pos, Jumat(3-3) di Taman Raja Batu Komplek Perkantoran Bukit Payaloting Panyabungan seusai mengantar surat pengaduan ke Bupati,DPRD dan Kejaksaan.

            Juru bicara warga melalui Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisah,bahwa Kades Hutabargot Lombang Amiruddin dan stafnya dinilai masyarakat dalam pekerjaannya dilapangan sangat jauh dari RAB yang tercantum, sebab sekarang sangat jelas kelihatan Drainase yang dibangun sudah berlobang dari bawah disebabkan ada dugaan tidak pakai pondasi sebagaimana bangunan dalam RAB.

            Kata dia, warga dan LSM telah melihat langsung kelapangan, fotonya lengkap, makanya ada dugaan ketika membuat SPJ dari Dana Desa Tahun 2016 tersebut pihak pengawas ngak turun kelapangan, sebab masyarakat selama ini pura-pura diam, karena ketika diprotes Kades selalau menunjukkan arogansinya.

            Bahkan,ketika wartawan mempertanyakannya kepada Kades dengan sombong sekali dia menjawab bahwa pekerjaan proyek itu adalah masyarakat, bukan dia, kalau jawabannya itu memang benar, ngak mungkinlah Kades yang membangunnya, pasti masyarakat sesuai dengan juklak dan juknisnya.

            Persoalannya, silakan Kejaksaan, Insfektorat, Polisi, DPRD maupun pihak lainnya melihat kondisi pembangunan Saluran Drainase yang anggarannya Rp 335.335.000,- dari Dana Desa Hutabargot Lombang Tahun 2016, kalau ngak percaya kami persilakan, kades juga telah kita Tanya dia berkelit.

            “ Warga mengharapkan agar Polisi, Jaksa, Insfektorat,DPRD Madina segera turun melihat dari dekat pembangunannya, kalau tidak akan kami teruskan laporan ini ke Kejatisu dan Kejaksaan Agung RI di Jakarta,” katanya.(PD).

Admin : Dina Sukandar Hasibuan.A.Md

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

TP.PKK Madina Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturrahmi Sesama Pengurus

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar buka puasa bersama di Pendopo Rumah dinas Bupati Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan, Minggu (15/03). Kegiatan ini…

Read more

Continue reading
Satma AMPI Madina Soroti Lambannya DPRD, Perda Tanah Ulayat Jangan Hanya Jadi Isu Politik

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Wacana mengenai Peraturan Daerah (Perda) tentang Tanah Ulayat dan pengakuan terhadap Masyarakat Hukum Adat kembali menjadi perhatian publik di Kabupaten Mandailing Natal. ” Hingga saat ini, regulasi yang secara…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses