Dibalik Sukses Sukhairi -Atika Menuju Kursi di Bukit Payaloting

Kiri DR.H.Adi Mansar Lubis,SH.M.Hum/ Dita Risky Saputri,SKM.

MASYARAKAT Kabupaten Mandailing Natal,mungkin masih ingat tulisan kami di Malintang Pos Group ” Jalan Berliku Sukhairi -Atika Menuju Bukit Payaloting “ hingga 4 Efesiode yang sudah tayang dan dibalik itu ada sosok Advocat bertangan dingin yang berhasil mewujudkan Sukhairi -Atika menjadi Bupati/Wakil Bupati Mandailing Natal terpilih dan sudah ditetapkan,Senin(7/6).

Siapa Advocat-nya…? Mau tau, untuk apa, agar tau catatan Pesta Demokrasi 09 Desember 2020 yang ” Berliku -liku ” dan memakan waktu dan melelahkan,serta sempat membingungkan masyarakat Mandailing Natal,serta Sumatera Utara itu.

Dia adalah DR.H.Adi Mansar.Lubis,SH.M.Hum, dkk yang bernaung di LAW. ADI MANSAR INSTiTUTE yang sudah malang melintang dalam dunia Advocat khususnya di Sumatera Utara.

Senin pagi(7/6) DR.H.Adi Mansar,SH.M.Hum secara kebetulan jumpa dengan Penulis di Halaman Kantor KPU Mandailing Natal saat menunggu Penetapan Hasil Pilkada Madina 09 Desember 2020 Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi.

Pagi itu, kami bincang -bincang dan mengingat sejak Gugatan SUKA ke MK hingga PSU dan kembali Gugatan Paslon 02 Dahlan -Aswin ke MK hingga putusan ditetapkannya oleh MK bahwa gugatan Dahlan -Aswin ditolak MK seluruhnya.

” Adi Mansar  Advocat Bertangan Dingin ” sering diucapkan Penulis kepada masyarakat dan sebagai Wartawan yang selalu menghubunginya Via Selular dan WhatsApp selalu dijawab dengan ” Santai ” dan penuh hiburan oleh pengacara ini.

Kenapa..? Pernah salah seorang Pendukung Paslon 02 Dahlan -Aswin mengirim WhatsApp kepada Penulis yang bunyinya ” Hallo Wartawan Sok Tau, kalau ini Storoklah yang kau dukung Paslon 01 Suheri -Atika, karena semua gugatannya DITOLAK MK ” tidak ada yang dikurangi isi WhatsApp nya.

Mau tau apa jawab saya ” Jangan Mendahului Yang Kuasa, setiap kebaikan itu pasti akan menjadi pemenang dan tolong kasih Argumentasinya kepada saya kenapa Ditolak ” dan tidak ada jawaban.

Penulis yang sering komunikasi dengan ” Adi Mansar ” banyak mendapat argumentasi hukum dan Alhamdulillah MK membuat  keputusan PSU di tiga(3) TPS, sehingga orang yang mengirim WhatsApp tersebut hingga sekarang tidak pernah lagi bisa dihubungi,karena WhatsApp nya tidak aktif lagi ( BERSAMBUNG TERUS)

 

Admin : Isksndar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.