Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Desa Sipogu Kec.Batang Natal, Kapolres Madina : Terimakasih Infonya

BATANG NATAL(Malintangpos Online): Gawat.!!! Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah Desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kembali menjadi sorotan.

Kenapa..? Karena hingga,Senin(13/04) Dua unit alat berat jenis Excavator dilaporkan beroperasi secara bebas di lokasi tersebut.

Keberadaan alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas tambang ilegal itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Pasalnya, operasi tersebut berlangsung tanpa hambatan, sehingga menimbulkan dugaan adanya pembiaran.

Aktivitas PETI di kawasan Seberang Batu Sompit bahkan disebut-sebut tampak jelas dari jalan raya.

Meski dapat dilihat secara terbuka, kegiatan tersebut terkesan bebas beroperasi tanpa kendala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Wartawan, aktivitas dua unit Excavator tersebut berada tidak jauh dari aliran Sungai Batang Natal, yakni diperkirakan sekitar 30 meter dari bibir sungai.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi dampak lingkungan, terutama terhadap ekosistem sungai.

Sejumlah warga setempat mengaku resah dengan aktivitas PETI yang terus berlangsung.

Selain berpotensi merusak lingkungan, kegiatan tersebut juga dikhawatirkan berdampak pada keselamatan dan kondisi sosial masyarakat sekitar.

Sebelumnya, dua alat berat ini sudah lama beroperasi di Batang Natal. Namun, untuk di lokasi Batu Sompit, aktivitasnya baru terlihat hari ini.

” Kegiatan ini seolah tidak tersentuh. Kami khawatir dampaknya terhadap lingkungan semakin parah,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Senin (13/4/2026).

Warga juga menyebutkan bahwa dua unit excavator yang beroperasi tersebut diduga milik seseorang berinisial SP, yang disebut-sebut berasal dari Muara Soma.

Namun, informasi ini masih sebatas keterangan warga dan belum terkonfirmasi secara resmi.

Kondisi ini membuat peran Aparat Penegak Hukum (APH) dipertanyakan. Masyarakat berharap adanya langkah tegas untuk menertibkan aktivitas ilegal tersebut agar tidak terus berlanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, baik aparat penegak hukum maupun pemerintah setempat, termasuk terkait dugaan kepemilikan alat berat tersebut.

Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dan aparat terkait segera turun tangan untuk melakukan penindakan serta memastikan penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Kapolres Madina, AKBP.Bagus Priandy.S.IK.M.Si yang dikonfirmasi, Via WhatsApp nya, Senin(13/04) mengutarakan terimakasih infonya.

” Terimakasih infonta, kita tindaklanjuti,” Ujar Kapolres Madina,AKBP.Bagus Priandy.S.IK.M.Si(Red)

Admin ; Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Raih WTP Keempat Secara Berturut

    MEDAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera…

    Read more

    Continue reading
    Polres Mandailing Natal Sembelih 25 Ekor Lembu Qurban Untuk di Idul Adha 1447 H

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Polres Mandailing Natal melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan qurban yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan di lingkungan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses