Dugaan Korupsi Penanganaan Covid-19 di UPTD Puskesmas Sadabuan Ditingkatkan

Sebanyak 53 orang di periksa

P.SIDIMPUAN(Malintangpos Online): Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan telah meningkatkan status kasus dugaan tindak Pidana Korupsi dalam pelaksanaan Surveilers Pencegahan dan Penanganan Covid-19 yang bersumber dari Bantua Operasional Kesehatan ( BOK) serta pemberiian insentif bagi para tenaga Kesehatan yang menangani Covid-19 ke tingkat Penyidikan
Hal itu dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari) Padangsidimpuan Hendry Silitonga,SH.MH kepada sejumlah wartawan di kantornya,Selasa (2/2) sore saat menggelar pres reales

Hendry Silitonga yang didampingi Kasi Pidsus Nixon Andreas Lubis, Kasi Intel Sonang Simanjuntak dan Jaksa Tim penyidik menyatakan setelah dilakukan gelar perkara, akhirnya Selasa (2/2/2021) pukul 14.00 wib diputuskan untuk mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-01/L.2.15/ Fd 1/02/2021 tanggal 02 Pebruari 2021 guna dimulai penyidikan lebih lanjut untuk membuka Tabir dugaan penyelewengan Anggaran

Menjawab wartawan seputar saksi- saksi yang sudah diperiksa,Kajari menjelaskan,Pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap 53 orang termasuk dari Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan , BADAN KEUANGAN DAERAH KOTA PADANGSIDIMPUAN seputar kasus dugaan adanya tindak Pidana Korupsi di kantor UPTD Puskesmas Sadabuan, Kota Padangsidimpuan .

“Mohon bersabar.Nanti kita akan informasikan perkembangan hasil penyidikan lebih lanjut terkait kasus yang diduga merugikan uang negara ini , setelah penyidikan kita akan lakukan penyelidikan dan seterusnya kita lakukan penetepan para tersangka, Mari kita berikan waktu kepada Tim pemeriksa untuk bekerja,” ujar Hendry Silitonga.(Red/Rel)

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.