Gabion Belawan Heboh, Empat Kapal Ikan Ludes Terbakar

BELAWAN (Malintangpos Online): Suasana di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Gabion Belawan, Kecamatan Medan Belawan sontak heboh. Pasalnya, Empat unit kapal penangkap ikan yang sandar di Gudang Mitra Laut Belawan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) Gabion, Sabtu (20/6) sekira pukul 11: WIB ludes terbakar.

Angin kencang membuat kobaran api semakin membesar sehingga merembet ke kapal-kapal lainnya, apalagi saat itu kondisi lagi surut sehingga menyulitkan pemilik kapal untuk memindahkan kapalnya.
Akibatnya, dalam sekejap Empat unit kapal penangkap ikan tinggal puing.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut sedangkan kerugian belum bisa diperkirakan, karena masih dalam proses penyelidikan apakah kapal sengaja dibakar atau terbakar.

Informasi lain menyebutkan, penyebab kebakaran diduga korsleting dari salah satu kapal ikan yang sedang melakukan bongkar muat ikan. Kobaran api berhasil dipadamkan setelah sejumlah mobil unit kebakaran milik Pemko Medan, Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional l dan Kodaeral l tiba di lokasi kebakaran.(att /BS)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Polres Madina Olah TKP Dugaan Kekerasan Terhadap Anak di Panyabungan Utara

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal (Madina) bergerak cepat merespon pengaduan masyarakat terkait dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang terjadi di Desa Jambur Matinggi, Kecamatan Panyabungan Utara. Langkah…

    Read more

    Continue reading
    UBAH MASALAH MUDA-MUDI JADI PRAKARSA: SYARIFAH, AQILA DAN ROBI PUN NAIK PANGGUNG

    SERIAL BULAN PEMUDA “Mengeja Puzzle Potensi Pemuda Daerah dalam Perspektif Jakarta, Bercermin pada Kasus Madina” Artikel Kripis — Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Mudi-mudi punya masalah unik. Selain cenderung jadi rahasia,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses