Gelar Doa Bersama, Aktivitas PT SMGP Dimulai

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Setelah terhenti beberapa lama kegiatan aktivitas PT SMGP akibat insiden pada 25 Januari 2021 yang lalu, dalam memulai kegiatan operasionalnya pihak perusahaan melaksanakan Doa bersama, Rabu(24/2).

Kepala Teknik Tambang PT SMGP Eddyanto  mengatakan Kegiatan ini adalah doa bersama memohon kepada yang maha kuasa karena kita akan memulai aktivitas yang sempat terhenti

” semoga aktivitas yang akan kita laksanakan di ridhoi yang maha kuasa, kepada kita semua agar melaksanakan pekerjaan kita sesuai tugas kita masing masing penuh dengan tanggung jawab,” ujar Eddyanto.

Riza dari KS ORKA pada saat acara, mengutarakan Sejak kejadian musibah yang lalu kami sudah melakukan perbaikan perbaikan di sejumlah aspek.

Kata dia,  baik sistem operasi maupun sistem sosial, sehingga nantinya tidak ada lagi kecelakaan kerja di masa yang akan datang.

” Mari kita jaga dengan baik amanah yang diberikan oleh negara ,kepada kita untuk mengelola sumber panas bumi yang ada di Kabupaten Mandailing Natal ini,” sebut Rizka mewakili KS.ORKA.

Sementara itu Tausiah Tokoh masyarakat dan Ulama Mahmudin Pasaribu , mengutarakan Semua harus merasa memiliki terhadap SMGP ini

dikatakan, semua kita sebelum memulai suatu pekerjaan kita harus melaksanakan doa,  meminta ridho dari sang maha pencipta, mudah mudahan tidak ada lagi bencana di wilayah kerja PT SMGP ini dimasa – masa ysng akan datang ini ( DP/Rel)

Admin : Iskandar

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pasca Libur Lebaran, Bupati Madina Sidak Pelayanan di RSUD Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution melakukan peninjauan pelayanan publik di RSUD Panyabungan, Rabu (25/3/2026). Dalam kunjungan tersebut,…

    Read more

    Continue reading
    Disiplin Masyarakat Disorot, Publik Pertanyakan Konsistensi H. Saipullah Nasution dalam Tata Kelola ASN

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pernyataan H. Saipullah Nasution yang menilai masyarakat kurang disiplin dalam pembukaan tradisi Lubuk Larangan di Mandailing Natal, menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Aktivis mahasiswa Mandailing Natal, Rio Wahyudi,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses