Gubsu Bakal Bantu Desa yang Serius Kembangkan Potensi Daerahnya

PALUTA(Malintangpos Online): Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi terus mendorong terwujudnya selogan membangun desa menata kota. Dihadapan seluruh Kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Edy Rahmayadi memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov Sumut) akan bantu desa yang serius kembangkan potensi daerahnya.

Ada sekitar 386 desa dari 12 kecamatan di Kabupaten Paluta. Gubernur Edy Rahmayadi yang datang bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Kelurga (TP PKK) Sumut Nawal Lubis meminta para kepala desa mampu menemukan dan mengembangakan daerahnya. Karena desa merupakan salah satu poin penting dalam membangun Sumut.

“Ayo Pak Kepala Desa, temukan potensi daerah kalian, kalian yang paling tahu daerah kalian. Kalau ada dan jelas, datang saya ke sana (desa), kita kembangkan (potensi desanya),” kata Edy Rahmayadi di Aula Kantor Bupati Paluta Jalan Lintas Gunungtua-Padangsidimpuan Km 3, Rabu (16/6).

Edy Rahmayadi menyontohkan, Desa Paloh Naga di Kabupaten Deliserdang, yang berhasil mengembangkan agrowisata. Desa ini memanfaatkan hamparan sawah yang luas untuk dijadikan tempat makan dan bersantai. Desa ini berhasil menarik perhatian Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

Di Paluta, Edy menyebutkan Candi Bahal memiliki potensi besar untuk jadi objek wisata populer. “Di Paloh Naga, dibuat masyarakat sawah itu jadi cantik, bisa sepedaan, bisa makan, nyaman sekali di situ, sampai-sampai Pak Sandiaga datang ke situ. Di sini ada Candi Bahal, kemas dengan baik itu, bakal banyak yang akan mengunjungi. Desa lain kalaupun bukan wisata, pasti ada potensinya yang menonjol, saya yakin Pak Kepala Desa bisa,” kata Edy Rahmayadi disambut tepuk tangan ratusan kepala-kepla desa dan Camat yang hadir.

Bupati Paluta Andar Amin Harahap mengatakan akan membantu dan mendorong desa-desa mengembangkan potensinya. “Kita akan dorong ini untuk membangun ekonomi rakyat, kita tingkatkan akses ke desa-desa agar mempermudah pengembangannya,” kata Andar.

Selain jalan, irigasi juga menjadi keluhan beberapa kapala desa di Paluta, seperti keterangan Kepala Desa Pintu Padang Andus Harahap. Menurutnya masih banyak desa yang perlu irigasi baik agar padi masyarakat tidak rusak.

“Ada beberapa desa yang irigasinya perlu ditingkatkan, kasian masyarakat kita pas jarang hujan gini padi mereka bisa rusak karena kurang air. Kami harap ini cepat diselesaikan,” kata Andus.

Hadir mendampingi Gubernur Sumut, Kepala Dinas Perkebunan Lies Handayani Siregar, Plt Kepala Dinas Kesehatan Aris Yudharinsyah dan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Achmad Fadly. Juga hadir Ketua TP PKK Paluta Ade Aan Rostiana beserta OPD Kabupaten Paluta.(Dita)

 

Admin ; Dita Risky Saputri,SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    SANG SANTRI: NYANTRI SAMPAI MATI (Seri 1)

      Santri Adalah Life Style! Muhammad Ludfan Nasution – Abituren Pesantren Al-Ihya Kota Bogor, Ketua Yayasan Darussalam Kotasiantar dan Koordinator Mandailing Epicentrum Jika identitas santri diharapkan bertahan sepanjang hayat, pendidikan…

    Read more

    Continue reading
    Maknai Teori dan Tradisi ” Mangupa”, Mahasiswa STAIN Pilih Kuliah di Sopo Godang Hutasiantar

    Feature Budaya: Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Ruang kuliah bisa memberi gambaran teoritis tentang budaya. Tapi, untuk memahami makna dan rasa dalam adat, seperti “mangupa” dan tantangan nyata menjaga tradisi ditengah…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses