Gue Kira Maling, Rupanya Petugas Panwaslu Kecamatan Panyabungan

Kemungkinan besar Komisioner Bawaslu Kabupaten Mandailing Natal,dalam rekrutmen Panwas di tingkat kecamatan dan Panwas di tingkat desa/ kelurahan, tidak memperhatikan etika dan tata kerama,sehingga dalam menjalankan tugasnya hantam kromo dan emang gue pikirin.

Kenapa rupanya..? Sabtu malam atau minggu dinihari,antara pukul 00.00 – 01.00 Wib, kami se isi rumah di Jalan Bermula Kel.Panyabungan II Kec.Panyabungan ,kaget dan ada yang sempat ambil Clurit,karena disamping rumah terdengar suara ” Gebrak..Gebrak.. berkali – kali..”

Begitu pintu dibuka,anak saya yang tertua sempat ambil Clurit dan saya sendiri dipinggang pisau membuka pintu,ternyata petugas dari Bawaslu yang tidak ada sopan – santun dan etika main tarik saja spanduk disamping rumah,sambil naik ke pagar rumah “Gue Kira Maling,Rupanya Panwas yang tertibkan spanduk dan Baliho ” yang tidak punya etika.

Memang, semua orang mengetahui,apalagi seperti saya yang profesinya Wartawan,pasti tau soal minggu tenang di pilkada Mandailing Natal,tetapi dalam benak kita udahlah ” Besok pagi saja diberesin”

Sebetulnya,waktu itu minggu dini hari( 00,45 Wib masih asyik buat berita dengan Lettop di Meja,tiba – tiba suara Gebrak..gebrak…gebrak.. terdengar, istri berlari ke hadapan saya dengan wajah pucat,saya langsung ambil pisau dan slipkan di pinggang dan anak tertua tenteng Clurit,lalu pintu dibuka,ternya petugas Panwaslu sambil berkata ” Uambang ma modom, Ami petugas Panwaslu tertibkon spanduk ” ujar petugas tersebut kepada Penulis dan saya pun balik ke dalam rumah.

Setelah keluarga tenang,penulis balik keluar rumah,ternya tetangga yg buka warung sempat bilang ” Ketuk saja rumahnya,belum tidur itu, tapi petugas Panwas yang memang tidak punya Sopan Santun itu main Gebrak spanduk yang sudah usang itu,”.

Pagi harinya,penulis keliling mencoba melihat apakah spanduk dan Baliho sudah bersih dari Kota Panyabungan,ternyata baru saja keluar rumah sudah melihat Baliho dan spanduk di Jalan Bermula Kel.Sipolu -polu, Jalan ke Pasar Baru,Jalan Lintas Barat malah dilokasi TK dibiarkan,Jln samping SPBU hingga RM.Paranginan 2 banyak Baliho dan spanduk sekitar pukul 10.00 Wib ”  apa maksud Panwas yang langsung menarik spanduk disamping rumah ” apakah mereka benci kepada Paslonnya,entahlah,tapi itu nyata dan fakta,Bawaslu harusnya punya tanggung jawab soal itu( Bersambung Terus)

 

Admin : dita risky saputri,SKM.

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Sekitar SDN 029 Lumban Dolok, Ini Komentar Anggota DPRD Madina dan LSM

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Saya nggak tahu persis, kondisi hari ini, soalnya saya sudah pernah perdebatkan di pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban(LKPJ ) dan LPJ dan sampaikan di paripurnna tahun 2025, yang…

    Read more

    Continue reading
    Sekitar SDN 029 Lumban Dolok Yang Kupak – Kapik, ini Komentar Ketua Korwasis

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online):  Ketua Koperasi Wartawan Siabu dan sekitarnya ( Korwasis), Ringgo Siregar, mengutarakan Sindiran, kemajuan teknologi dengan realitas fisik bangunan. “Katanya kita sedang menuju Era Digital 4.0, tapi atap sekolah…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses