” Guru Menangis “Ratusan Guru PPPK Geruduk Kantor DPRD dan Bupati Mandailing Natal

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):” Kasihan Mereka, banyak yang menangis,” Pemandangan itu terlihat dengan jelas saat ratusan orang guru Pelamar PPPK yang menggeruduk Kantor DPRD dan Bupati Mandailing Natal,Rabu(27/12) untuk menuntut hak – hak mereka sekitar hasil seleksi Guru PPPK yang diduga penuh rekayasa.

Wartawan Media PT.Malintang Pos Group yang langsung dari lokasi aksi Guru PPPK Madina, melaporkan bahwa guru yang kumpul di Mesjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan, sekitar pukul 11.00 Wib menuju kantor DPRD dengan jalan membentang spanduk mengecam hasil seleksi Guru PPPK.

Di Gedung DPRD, Massa guru yang mayoritas wanita itu, sebelum diterima oleh Ketua DPRD Madina H.Erwin Efendi Lubis,SH dan sejumlah anggota DPRD,guru – guru menyampaikan Orasi, agar SK Hasil Seleksi PPPK Madina, demi Keadilan Dibatalkan.

Pelamar PPPK ( Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja )terlihat didepan Ketua dan Anggota DPRD, para pelamar PPPK yang mayoritas guru itu meneteskan air mata.

” Bantu kami selesaikan masalah ini, kami di zolimi demi kepentingan kelompok” ujar Guru yg menyampaikan Orasi.

Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis,SH dengan tegas mengatakan, besok Kamis (28/12) RDP ( Rapat Dengar Pendapat ) DPRD dengan penyelelenggara akan membahas kisruh pengumuman hasil seleksi PPPK.

“DPRD minta alasan penyelenggara yang ril, tidak bisa main main dan RDP akan terbuka untuk umum, apabila hasil RDP tidak ril maka DPRD akan memberi rekomendasi pembatalan pengumuman hasil seleksi PPPK” Ujar H.Erwin Efendi Lubis.SH Yang Ketua DPRD dan Ketua DPC.Gerindra Madina itu.

Digedung DPRD, ratusan pelamar PPPK yang merasa terzolimi ini mendatangi gedung DPRD meminta agar DPRD menggunakan hak nya untuk mempertanyakam persoalan ini pada Pemerintah.

Disampaikan, 4 tuntutan guru yang mendatangi gedung DPRD yakni meminta untuk menghapuskan SKTT, Kembalikan ke nilai CAT BKN.

Selain itu, membatalkan isi pengumuman kelulusan No.810/264/BKSP dan Buat perangkingan sesuai pengumuman hasil CAT serta meminta tranparansi Ujian SKTT.

” kami pelamar PPPK yang merasa terzolimi  siap memberikan bukti bukti kecurangan ke DPRD Madina,” ujar mereka.

Setelah mendapat jawaban dari DPRD, Massa guru pelamar PPPK tersebut, bergerak menuju Kantor Bupati Madina dan saat ini aksi guru masih berlangsung( Red)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.