Guru TKS Tidak Gajian, DPRD Ultimatum Kadis Pendidikan Mandailing Natal

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Malang Benar Nasib Guru TKS itu,” kalimat itulah yang mungkin cocok disampaikan kepada Ratusan guru Tenaga Suka Rela (TKS) atau honorer yang mendatangi gedung DPRD Kabupaten Mandailing Natal,Senin (7/6) pagi.

Guru TKS yang datang ke Gedung DPRD tersebut diterima Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Wakil Ketua DPRD H.Harminsyah Batubara, Ketua Komisi I Zubaidah Nasution, serta Anggota DPRD Lainnya di ruang Paripurna.

Mereka (guru tks) mengadukan permasalahan keterlambatan SK mereka yang sudah 6 bulan tidak keluar yang berdampak tidak keluarnya gaji, sertifikasi dan penerimaan pegawai PPPK bakal terkendala.

“tuntutan kami agar bapak dewan bisa membantu kami (guru) ke pemerintah, supaya SK guru-guru ini bisa keluar. Sudah 6 bulan pak kami tidak gaji karena SK nya tidak keluar, kami ini selama 6 bulan ini masuk kerja pak,” Ujar Nurhamidah perwakilan guru di hadapan Ketua dan Anggota DPRD Madina.

Selain berdampak ke gaji, keterlambatan SK guru honorer ini juga berdampak pada penerimaan PPPK dan sertifikasi kami, katanya dengan linangan airmata.

“Dalam waktu ini akan ada penerimaan PPPK yang sudah di keluarkan pemerintah,  kalau SK ini tidak ada maka kami tidak bisa mengikuti seleksinya , karena SK ini salah satu syarat di lampirkan dalam Dapodik, dan tidak adanya SK ini kami juga tidak bisa mencairkan gaji sertifikasi,”sebut Nurhamidah.

Menyahuti keluhan para guru itu, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis langsung menghubungi kadis Pendidikan Madina via seluler mempertanyakan keterlambatan SK guru honorer.

“Tadi kita telah menelepon Kadis pendidikan dan kadis pendidikan sudah bertanggungjawab bahwa dalam satu mingggu ini SK itu harus selesai,” ujar Erwin Efendi yg mendapat aplus dari guru yg tidak dibayar gajinya itu.

Dan kita juga meminta itu wajib selesai , tidak ada alasan dinas, pemerintah untuk menahan itu sampai hampir setengah tahun,” Ujar Erwin Efendi Lubis dengan tegas.

Ketua Komisi I DPRD Madina Zubaidah menambahkan, akan berusaha memperjuangkan keluhan para guru-guru ini.

” Mandailing Natal masih memerlukan bapak/ ibu, jadi apa yang menjadi keluhan bapak/ibu kita akan berusaha dan memperjuangkannya di DPRD ini,”sebutnya

Sementara Plt Kadis Pendidikan Madina H. Ahmad Gong Matua yang di konfirmasi wartawan menyampaikan keterlambat SK tersebut karena masih ada beberapa Korwil yang belum mengajukan nama-nama

“Keterlambatan ini karena masih banyak Korwil yang belum mengajukan nama-nama yang sudah keluar atau yang meninggal,”jelasnya

Gong mengatakan, tidak mau sembarangan mengeluarkan SK , karena ini menggunakan anggaran APBD

“Kan banyak guru-guru TKS yang sudah keluar, ada yang meninggal , ada yang sudah berhenti, jadi itu yang belum ada datang dari Korwil,” katanya.

Kita tidak mau sembarangan mengeluarkan SK, karena ini anggarannya dari APBD, walapun begitu dalam minggu ini SK itu akan kita selesaikan,” kata Gongmatua.(Kesi/Nanda)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.