Harapan Masyarakat, Gubsu dan DPRD Sumut Tinjau Jalan Provinsi ke Kab.Madina

Mobil CPO Terperangkap/Nanda S

PANYABUNGAN(Malintangpos): Akibat seringnya jalan Jembatan Merah- Muarasoma diwilayah Kabupaten Mandailing Natal, rusak, amblas dan Longsor setiap tahunnya, sejumlah elemen masyarakat mengharapkan kepada Gubsu dan DPRD Sumatera Utara, untuk langsung meninjau kondisi jalan Provinsi diwilayah Mandailing Natal.

            Kenapa rupanya..? karena tidak sedikit APBD Sumutera Utara setiap tahunnya di gelontorkan untuk membangun, meningkatkan kondisi Jalan Jembatan Merah- Muarasoma, namun selalu banyak yang rusak dan longsor, sebab mobil truk yang melintas setiap harinya jauh melebihi tonase jalan, sehingga jalan mudah rusak.

            Pengharapan masyarakat Mandailing Natal,tersebut disampaikan kepada Malintangpos Online, Senin sore(25-11) di lokasi Longsor Aek Inumon 2 Desa Tanobato Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal.

            Warga Batang Natal Herman Nst, secara tegas mengutarakan bahwa Truk membawa CPO dan Truk membawa Kayu yang melintas setiap hari jumlahnya banyak, tetapi selalu berjalan mulus, apakah ada upeti kepada Dinas Perhubungan Provinsi Sumut, atau tidak belum diketahui, yang jelas pak.Gubsu dan DPRD Sumut harus datang melihatnya, biar jangan fitnah.

            Kata Nasution, sampai kapanpun jalan Jembatan Merah- Muarasoma tidak akan pernah bagus-bagus, karena selain Tanahnya Labil, juga Tonase Mobil Truk CPO dan Truk Kayu yang melintas jauh dari kapasitas jalan Provinsi muatannya, tentu jalan dengan mudah Amblas, Rusak dan getarannya dipastikan akan membuat tebing jalan longsor.

            “ Gubsu dan DPRD Sumut harus memanggil Kadis Perhubungan dan Kadis Bina Marga dan Bina Kontruksi Sumut, agar dapat secara detail dimana letak kelemahan makanya jalan Jembatan Merah – Muarasoma selalu cepat rusak, yang kaya itu Kontraktor yang mengerjakan jalan dan yang rugi masyarakat,” ujar Nasution.

            Juga ditempat yang sama, Suryani Lubis warga Kec.Panyabungan Selatan, mengaku bingung dengan sikap Pemerintah Sumatera Utara yang membiarkan lalu lalang mobil Truk CPO dan truk Kayu yang jelas melebihi tonase jalan.

            “ saya bingung dengan sikap Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Harusnya DPRD Sumut memanggil Kadis Perhubungan, untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya, kenapa truk-truk melebihi tonase leluasa lewat di Jalan Jembatan Merah- Muarasoma selama ini,” katanya (AR/Red)

 

 

Liputan : Aris Munandar

Admin   : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Peduli Bocah Tanpa Anus, PT SMM serahkan Bantuan.

SIABU(Malintangpos Online): Tokoh Masyarakat Kec.Siabu Gongmatua Hasibuan, yang juga pencetus Donasi untuk Rahmad Penderita Tanpa Anus dan Sumbing warga Desa Hutapuli Kec.Siabu Kabupaten Mandailing Natal, mengucapksn terimakasih kepada PT.SMM yang…

Read more

Continue reading
Segudang Masalah di Kabupaten Mandailing Natal (1)

Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, selama kurun waktu Tahun 2023 – akhir Tahun 2025 ini, meresa heran dengan sikap Bupati/Wakil Bupati, Kapolres, Kejaksaan Negeri dan 40 anggota DPRD, yang tidak mampu…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses