Harapan Warga, Kades Hutapadang UP Diperiksa Polisi

Ilusterasi DDULU PUNGKUT( Malintangpos Online): Puluhan orang warga Desa Hutapadang UP Kec. Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, mengharapkan kepada Polisi agar memeriksa Kades, karena warga menduga bahwa DD tahun 2019 telah dikorupsi Kepala Desa(Kades).

Pengharapan warga Desa Hutapadang UP tersebut disampaikan kepada Wartawan, Rabu(18-3) di halaman Kantor Camat Ulu Pungkut.

Mewakili warga Lubis, mengaku surat protes dan pengaduan telah dilayangkan warga ke Bupati Madina, DPRD, Inspektorat, Kejaksaan agar Pemda C/Q Dinas PMD jangan dulu memproses DD Desa Hutapadang UP sebelun kades diperiksa polisi.

Kenapa begitu..?  Karena info yg diperoleh warga program DD tahun 2019 anggarannya sengaja di Mark Up, contoh Bola Kaki sampe di SPJ yg dibuat Rp 780.000.-/ bola dan dipasaran paling tinggi Rp 150.000.-

Contoh lainnya, anggaran pembrrdayaan di APBDes mau RAB, sangat tidak sesuai dengan realisasi dilapangan, termasuk kegiataan agama.

” Periksa dulu kades, setelah itu umumkan di mesjid, baru cairkan DD tahun 2020,” ujar Lubis.

Camat Ulu Pungkut Elmi yg dihubungi dikantor Bupati, mengakui saat ini warga Hutapadang UP lagi protes kadesnya terkait DD.

” warga lagi protes kades, karena persoalan DD, ” ujar Camat( Dita Risky)

 

Admin : iskandar

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak -Kapik Dibiarkan Bupati Mandailing Natal

    LUMBAN DOLOK(Malintangpos Online): Memprihatinkan Kondisi Gedung SD Negeri 029 Lumban Dolok Kecamatan Siabu, yang kupak – kapik dibiarkan oleh Bupati dan DPRD Mandailing Natal. ” Pengakuan Orangtua siswa, Permohonan untuk…

    Read more

    Continue reading
    Direktur : ‎Tidak Ada Pungli. Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

    NATAL(Malintangpos Online): Sejumlah pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husni Thamrin Natal mengeluhkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang disebut sebagai “uang administrasi” saat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses