Harapan Warga Pastap Julu Mantan Kades Harus Diperiksa Diduga Palsukan Dokumen

dokumen pastap

TAMBANGAN (Malintang Pos Online):” Sepandai-pandai Tupai Melompat, akhirnya tetap akan jatuh juga,” Pribahasa itulah yang cocok mungkin dikatakan kepada oknum Mantan Kepala Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal SL Priode 2010-2015 yang diduga telah Memalsukan Dokumen ( Tanda Tangan, Berita Acara, Daftar Hadir) dalam musyawarah Desa guna untuk pengelolaan Dana Desa selama kepemimpinannya.

            “Langkah yang telah dilakukan oleh Mantan Kades Pastap Julu Kec.Tambangan SL dalam pemalsuan Dokumen terkesan sangat rapi, kalau diamati secara jelas benar-benar yang membubuhkan tanda tangan adalah orang-orang yang tercantum dalam Daftar Hadir musyawarah yang mereka lakukan, ternyata beberapa orang mengaku sama sekali bukan tanda tangannya,” ujar salah seorang aparat Desa Pastap Julu kepada Malintang Pos Online, Rabu(28-12) dikantor Camat Tambangan,sembari berharap agar oknum Mantan Kades Pastap Julu supaya diperiksa Insfektorat maupun BPKP.
            Disampaikannya,bahwa dalam penggunaan Dana Desa Priode 2015 lalu oknum Mantan Kades memang sangat lihai dalam membuat daftar hadirnya, lihat saja tulisannya dan pembubuhan tanda tangan sepertinya hanya satu orang yang mengerjakan, kalaupun ada yang lain tapi bukan murni orang yang menanda tangani yang membubuhkan tanda tangan.
            Kata dia, sebenarnya sudah lama mau kami laporkan, tapi sepertinya pihak Kecamatan maupun Kabupaten kurang peduli, jangan-jangan semua Dana Desa yang untuk Desa Pastap Julu bukan dipergunakannya sesuai dengan yang ada di RAB yang dibuat yang juga diduga dipalsukannya.
            Camat Tambangan Dahyar Harahap yang dikonfermasi Via selular, Rabu(28-12) siang, mengatakan bahwa persoalan itu erat kaitannya dengan rembetan Pilkades, karena SL dalam Pilkades serentak kalah, jadi saling mengadukan masalahnya masing-masing.
            “ Ada kemungkinan itu erat kaitannya dengan rembetan Pilkades,sebab SL kalah, jadi saling membuka aibnya masing-0masing, tanpa menyebut siapa yang dibilangnya membuka aib masing-masing dan yang lebih tau masalah itu Kasi Tapem,”katanya.(red).
Admin : Dina Sukandar

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Nyantri di Luar Pesantren..? (Seri 2)SANG SANTRI: NYANTRI SAMPAI MATI

Muhammad Ludfan Nasution – Abituren Pesantren Al-Ihya Kota Bogor, Ketua Yayasan Darussalam Kotasiantar dan Koordinator Mandailing Epicentrum Ada pertanyaan yang layak diajukan setiap Hari Santri: Apakah kesantrian seseorang ikut berakhir…

Read more

Continue reading
Hadapi Ancaman Bencana Kemanusiaan, Sumut Siapkan Agenda Siap Siaga

KRIPIS REGIONAL SUMUT | 23 Oktober 2026 Sumatera Utara bukan sekadar menghadapi ancaman hujan lebat. Di balik potensi banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang, pohon tumbang hingga gelombang tinggi, ada…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses