Hari ini Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut di Mandailing Natal

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kepala Dinas Komimfo melalui Kabid Informasi dan Komunikasi Sobar Nasution, bahwa Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut berkunjung ke Mandailing Natal, antara lain ke Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi.

” Informasi dan Rundown Rencana Kunker Pangdam I/BB dan Kapoda Sumut, beserta Rombongan di Wilayah Kab. Madina sudah keluar,” Ujar Kabid Informasi dan Komunikasi Diskomimfo Madina Sobar Nasution Via WhatsApp ke Redaksi, Jumat(10/9).

Kata Sobar, Rundown kunker tersebut, A. Take off dari SMA N 3 Psp sekitar pukul 14.00 WIB

B. Landing di Kompi B sekitar pukul 14.10 WIB

C. Menuju Pesantren Mustafawiyah sekitar pukul 14.20 WIB (tiba)
Estimasi waktu di Pesantren 30 menit (Kegiatan)

D. Pukul 14. 50 WIB berangkat menuju Aula Kantor Bupati Madina , jarak tempuh 10 menit.

E. Pukul 15.00 WIB, tiba di Aula Kantor Bupati, kegiatan estimasi 30 menit.

F. Pukul 15.30 WIB, menuju desa Lumban Pasir , pemberian Bansos , pemberian Bingkisan kepada petugas PPKM , estimasi 15 menit

G. Pukul 15.45 WIB menuju Ladang Sari (Gunung Tua Panggorengan) ALS , tiba pukul 15.50 WIB, estimasi kegiatan 10 menit.

H. Pukul 16.00 WIB, menuju Kompi B

I. Pukul 16.20 WIB, tiba di Kompi B, estimasi giat di Kompi 10 menit.

J. Pukul 16.30 WIB, Pangdam dan Kapolda beserta rombongan take off menuju Batalyon 123/Rajawali

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    SANG SANTRI: NYANTRI SAMPAI MATI (Seri 1)

      Santri Adalah Life Style! Muhammad Ludfan Nasution – Abituren Pesantren Al-Ihya Kota Bogor, Ketua Yayasan Darussalam Kotasiantar dan Koordinator Mandailing Epicentrum Jika identitas santri diharapkan bertahan sepanjang hayat, pendidikan…

    Read more

    Continue reading
    Maknai Teori dan Tradisi ” Mangupa”, Mahasiswa STAIN Pilih Kuliah di Sopo Godang Hutasiantar

    Feature Budaya: Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Ruang kuliah bisa memberi gambaran teoritis tentang budaya. Tapi, untuk memahami makna dan rasa dalam adat, seperti “mangupa” dan tantangan nyata menjaga tradisi ditengah…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses