Kapolres Madina Pastikan Tidak Ada Kriminalisasi Kepada Guru SDN 328 Sinunukan IV Kec.Sinunukan

Kapolres Madina,AKBP.Arie Sofandi Paloh,SH.S.IK

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kapolres Mandailing Natal, AKBP.Arie Sofandi Paloh,SH.S.IK, Meyakinkan dan Memastikan tidak ada Kriminalisasi atas kasus yang menimpa guru SDN 328 Sinunukan IV,
Iyusan Sukoco.

” Polisi meminta Masyarakat Bijak menyikapi hal ini, termasuk di media sosial dan Polisi punya SOP untuk melakukan Penyelidikan,” Ujar Kapolres Mandailing Natal, AKBP.Arie Sofandi Paloh,SH.S.IK, Kepada Wartawan,Selasa(21/10).

Kata Kapolres, Terkait si Nunukan kemaren saya sudah melihat langsung dan memonitor terkait laporan polisi ada satu orang guru melakukan penganiayaan .

Kata dia, Terkait dengan laporan tersebut kita laksanakan sesuai dengan SOP,
Sesuai dengan UUD,  dimana pada tahapannya kita lebih dulu memeriksa mengambil berita acara terkait terlapor maupun korban

Kemudian,  memastikan kejadian tersebut ada, kemudian memastikan dampak dari korban seperti apa dan juga ada tahapan mediasi

” kami juga ada tahapan, kami juga gelar perkara terhadap kejadian yang diberikan, harus mengolah TKP kembali , kembali ke TKP untuk memastikan hasil dari pemeriksaan keterangan yang telah di berikan,” Ujar Kapolres.

Kemudian , nanti polisi untuk naik ke tahap penyelidikan menentukan tersangka, itu tersangka atau tidak, sehingga polisi yakin atas langkah langkah yang diberikan

Disebutjannya, oleh kepolisian , bisa kami yakinkan kepada pihak masyarakat atau pihak guru tidak perlu khawatir, bahwa adanya informasi terhadap kriminalisasi.

” kami tidak akan melakukan hal tersebut .
Yang kami lakukan penyelidikan kemudian penyidikan sesuai dengan SOP nya,” katanya.

Disampaikannya, Status guru saat ini masih guru saksi terperiksa , panggilan pertama sudah , kemudian kami akan datangkan lagi untuk panggilan kedua

” kemudian saksi – saksi , sudah ada dua saksi yang sudah kami peroleh keterangannya untuk meyakinkan kami, kami akan mengambil kembali keterangan dari korban , keterangan saksi – saksi dan melihat ke TKP langsung ” ujar Arie .

Guru SDN 328 Sinunukan IV, I.Sukoco Pakai Topi

Serta,Kami ada upaya untuk sebagai medias,i sebagai saran jalan dan tahapan yang harus kami lakui .

Terkait laporan polisi,  semua laporan dari masyarakat wajib kami tindak lanjuti jadi tidak ada perbedaan , namun masyarakat tidak usah khawatir apakah itu di kriminalisasi atau tidak jadi sesuai dengan aturan kita akan menindaklanjuti laporan dan mengambil keterangan dari masing masing saksi yang terlibat .

” Baik itu yang di anggap sebagai tersangka atau korban dan dampak dari kejadian yang di anggap dari kejadian yang itu apa , jadi itu yang belum bisa kita pastikan,” katanya.

Disampaikan Kapolres, Yang melaporkan si guru dari wali murid melaporkan guru bahwa anaknya mendapatkan penganiayaan.

Informasi dari wali murid ada di lakukan penendangan atau tendangan kaki kepada korban , namun sudah kami telusuri baik itu visumnya, keterangannya di dalam proses pemeriksaan itu sudah kita proses kejadiannya seperti apa .

” Saya yakinkan sebagai Kapolres Mandailing Natal, bahwa penyidik tadi sudah kita audensi dengan penyidik, tidak ada arah kriminalisasi terhadap kasus ini,” ujarnya.

Desakan SP 3,  pihak penyidik tidak perlu di desak ,apabila tahapan pemeriksaan dan juga saksi – saksi nantinya kami akan gelar perkara dan olah TKP cukup meyakin kan penyidik apabila sudah cukup bukti , sudah cukup saksi , kalau memang di SP 3 kami SP 3 kan . Desakan itu tidak perlu di lakukan menurut saya, ujar Kapolres Madina, AKBP.Arie Sofandi Paloh,SH.S.IK(Syahputra/Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pasca Libur Lebaran, Bupati Madina Sidak Pelayanan di RSUD Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution melakukan peninjauan pelayanan publik di RSUD Panyabungan, Rabu (25/3/2026). Dalam kunjungan tersebut,…

    Read more

    Continue reading
    Disiplin Masyarakat Disorot, Publik Pertanyakan Konsistensi H. Saipullah Nasution dalam Tata Kelola ASN

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pernyataan H. Saipullah Nasution yang menilai masyarakat kurang disiplin dalam pembukaan tradisi Lubuk Larangan di Mandailing Natal, menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Aktivis mahasiswa Mandailing Natal, Rio Wahyudi,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses