
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kapolres Madina,AKBP.Bagus Priandy.S.IK,M.Si diwakili Kasat Lantas,Iptu.Sumardi.SH, Mengatakan bahwa kerusakan jalan Nasional diwilayah Desa Huraraja Kec.Siabu yang tekah banyak korban luka -luka, pihaknya telah menyurati BBJN( Balai Besar Jalan Nasional) agar segera diperbaiki.
” jalan Nasional Yang Rusak diwilayah Desa Huraraja Kec.Siabu yang telah banyak jatuh dan warga luka -luka, pihaknya telah menyurati BBJN( Balai Besar Jalan Nasional) agar segera diperbaiki,” Ujar Kapolres Madina,AKBP.Bagus Priandy.S.IK,M.Si diwakili Kasat Lantas,Iptu.Sumardi.SH, Jumat (20/02) Pagi kepada Wartawan, Via WhatsApp nya.
Sebelumnya, Jalan berlubang yang berada di Desa Hutaraja, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), telah memakan 4 orang korban luka – luka.
Jalan Lintas Sumatera tepatnya di wilayah perbatasan Desa Hutaraja dengan Desa Sibaruang itu dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya empat pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi ruas jalan yang dipenuhi lubang tersebut.
Rabu malam, satu pengendara perempuan dilarikan ke Bidan terdekat akibat terjatuh di lubang itu, dan mengalami sejumlah luka di kepala, tangan serta kaki.
Bahkan, kondisi jalan yang gelap tanpa penerangan jalan membuat pengendara tidak mengetahui kondisi jalan yang berlubang.
Salah satu warga sekitar mengaku, kondisi ini sangat membahayakan pengendara, terutama pada malam hari.
“Kondisi jalan yang rusak dan berlubang dinilai sangat membahayakan, terutama pada malam hari maupun saat hujan turun karena genangan air menutupi lubang sehingga sulit terlihat oleh pengendara,” ucap warga itu. Kamis( 19/2)
Selain itu, warga lain mengaku, kondisi jalan ini sudah lama dikeluhkan, namun tak kunjung ada perbaikan dari pemerintah.
Kini, warga berharap, pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat sebelum kembali menimbulkan korban baru.
“Ya minimal ada perbaikan, dan dibuat lampu penerangan di jalan ini, supaya tidak lagi ada korban yang terjatuh,” ujar mereka(Isk/Dita/ Suryadi)
Admin : Iskandar Hasibuan.








