Kasihan, Warga Tambangan Jae Ini Menunggu Dermawan

Keadaan Jatinggiran/ Syahren Hasibuan

MASYARAKAT Sering mengatakan ” Sere Do Hape Mandailing Natal On ” tapi bagi sejumlah warga kalimat diatas tidak benar, karena seperti ” Jatinggiran “  kakek paruh baya Penderita kaki Lumpuh, Mata Rabun dan Perut Buncit, sangat mengharapkan dan menunggu datangnya Dermawan, lebih – lebih Pemerintah Mandailing Natal, untuk memberikan pertolongan kepadanya.

Herannya kita, baik Kades dan seluruh aparatnya sangat jarang punya perhatian terhadap orang- orang miskin yang sedang sakit, apakah karena memang tidak tau atau pura -pura tidak tau, entahlah, yang jelas orangtua kita ” Jatinggiran ” sangat membutuhkan perhatian orang yang peduli akan dirinya.

Seperti uuangkapan Paisah Hasibuan (63) Istri kakek Jatinggiran kepada Wartawan Syahren Hasibuan, menuturkan “Suami saya lumpuh sejak Lima Tahun yang lalu, berselang satu tahun kemudian ia mengalami asam lambung dan mengakibatkan perut buncit dan setahun terahir ini juga mengalami mata rabun “ujar ibu tiga anak ini.

Paisah menambahkan, sejak suami saya terbaring sakit, saya sudah mencoba bersama ketiga putri saya dengan segala upaya untuk membawanya berobat baik itu ke medis dan juga orang pintar.

Selain itu, dengan kondisi demikian ibu paruh baya ini mengambil alih semua tanggung jawab keluarga, mulai dari mencari nafkah sambil merawat suaminya.

“Saya menggantikan suami mendodos karet, dalam sepekan kerja saya hanya bisa mendapatkan getah karet 15 kg, hasilnya sekitar Rp 120.000 per minggu , itulah untuk biaya makan dan berobat suami “ucapnya

Kondisi ekonomi yang pas pasan membuat pengobatan kakek ini menjadi terkendala dengan biaya menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dari keterangan warga Ali menjelaskan bapak Jatinggiran memang sudah lama sakit, sejak itu istrinya Paisah yang kerja mendodos karet dengan penghasilan sekitar Rp 120.000 seminggu.

Keluarga ini memiliki tiga putri, dua tinggal di perantauan, satu tinggal dikampung ini, putrinya setiap hari mengantar makanan dan menggantikan ibunya untuk menjaga ayahnya untuk sementara ibunya pergi mendodos karet “Ujar Ali

Saya berharap kepada para dermawan dan juga pemerintah daerah untuk dapat membantu biaya berobat kakek Jatinggiran agar penyakit kakek ini bisa segera ditangani dan dapat normal kembali ” katanya.( Syshren )

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    “SATMA AMPI Madina: Gubernur Sumut Jangan Diam, Minta Presiden Turunkan Tim Khusus Berantas Tambang Ilegal 

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online(: Bendahara SATMA AMPI Mandailing Natal, Muhammad Saleh, mengapresiasi langkah Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang melakukan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan.…

    Read more

    Continue reading
    Paviliun Madina di PRSU Ke-50 Tampilkan Kopi Mandailing

    MEDAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menampilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan seni budaya Gordang Sambilan pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. PRSU 2026 berlangsung…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses