Kembali Warga Blokir Jalan, Karena Masalah BLT-DD di Kab. Madina(1)

PEMBAGIAN BLT-DD yang dinilai masyarakat Kepala Desa tidak transparan dan jujur telah mengakibatkan protes yang kedua kalibya terjadi di Bumi Gordang Sambilan, dengan Memblokir Jalan Lintas Sumatera.

Yang pertama terjadi di Desa Hutapuli Kecamatan Siabu dan yang kedua terjadi di Jalinsum Desa Hutadame Kecamatan Panyabungan Utara, Kamis(18/6) pukul 11.05 Wib dan dengan sigap masyarakat dan Polisi, TNI membuka kembali Jalinsum dan hubungan Lalin kembali normal seperti biasa.

Kembali ke protes warga Desa Hutadame Kecamatan Panyabungan Utara, setelah jalan yang di blokir dibuka, Camat Panyanungan Utara, Kapolsek, Kadis PMD, Kadis Sosial, Kades Hutadame dan masyarakat yang protes melakukan pertemuan di Kantor Kades untuk mencari Solusi dari protes yang disampaikan warga.

Hingga berita ini naik ke Redaksi, Wartawan Malintang Pos Group Pran Lubis, Nanda Soekirno, Suaib Nasution, Dita Risky Saputri Hasibuan, SKM masih mengikuti pertemuan yang alot antara Kades dan masyarakat ( Bersambung Terus)

 

Admin : iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

    Read more

    Continue reading
    Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

    JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses