Ketegasan Ketua DPRD Madina ” Resep Virus Corona “

Pekerja yg tibaPERTAMA Dalam sejarah seorang Ketua DPRD di Kabupaten Mandailing Natal, demi untuk menyelamatkan masyarakat secara tegas Memulangkan( Usir)  17 pekerja yang baru datang dari Zona Merah Covid – 19.

Informasinya, ke – 17 pekerja tersebut datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa yang akan di pekerjakan di PT. SMGP datang dari Medan – Sibolga lewat udara dan naik Bus BK 7484 DP ke Kota Panyabungan, dengan mulus menembus Posko Sterilisasi di Desa Simaninggir Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal.

Pekerja naik busSebelum sampai, sejumlah anggota DPRD Madina diantaranya Hoirun Nasution menghubungi penulis dan juga informasi ke datangan Pekerja dari Zona Merah itu di dengar Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, SH dan langsung mengejar ke arah Posko.

Ternyata, rombongan pekerja yang akan tugas di PT. SMGP tersebut sudah sampai di Panyabungan, sehingga Ketua DPRD balik arah dan jumpa di Gedung Serbaguna Desa Parbangunan ketika hendak di isolasi oleh pihak Dinas Kesehatan dan Tim GTPP Kabupaten Mandailing Natal.

” Atas nama Ketua DPRD dan masyarakat Mandailing Natal, semua pekerja yang baru datang, meminta supaya pulang dulu, karena situasi kurang nyaman, ” ujar Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, SH dengan tegas.

Sebelumnya, baik Kadis Komimfo,  Kadis Kesehatan Madina melalui Dr. Irma,  Sekda Madina Gozali Pulungan, SH sudah dihubingi, mengaku bahwa pekerja tersebut sudah melaporkan diri sebelum sampai ( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

SERI 4 DARI 6 — TAK BECUS URUS SAMPAH, PEMKAB MADINA SUDAH HARUS MENYERAH!

MADINA TAK BERDAYA DI HADAPAN SAMPAH Kripis Lingkungan || Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Setelah dapat perintah dan sanksi dari Pusat, mengapa Madina Tak Mampu Benahi TPA? Ada satu kenyataan yang…

Read more

Continue reading
Lab. Tarbiyah, Prodi MPI, dan HMPS MPI STAIN Madina Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Desa Gunung Manaon

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Laboratorium Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) MPI berkolaborasi…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses