Liputan Wartawan Malintang Pos(3), Mumpung Belum Terlambat,Jadikan Covid -19 Musuh Bersama

Bus ALS di Pantau di Posko Batas Tapsel -Madina

BELAJAR Dari kejadian yang dialami oleh Supir dan Penumpang ALS 153 jurusan Tanggareng – Medan, yang membuat kepanikan dan heboh penumpang dan juga petugas Loket ALS Ladang Sari Panyabungan, sebaiknya Mumpung belum terlambat, seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, menjadikan Virus Corona atau Covid-19 sebagai musuh bersama seluruh lapisan masyarakat.

            Bagaimana caranya..? jika Bupati Madina serta jajarannya hingga ke tingkat paling bawah di desa,yaitu Kepala Desa(Kades) masing-masing menjalakan tugasnya masing-masing, dengan penuh tanggung jawab, misalnya seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa(Kades) Pastap Julu Kecamatan Tambangan Ali Musa Manto Lubis, agar Dana Desa(DD) tahun 2020 di proyeksikan kepada masyarakat langsung minimal Rp 1.000.000,- /KK sebagai belanja untuk tidak keluar rumah guna untuk antipasi.

            Serta Kades melakukan kerjasama dengan Biden Desa (Bides) serta aparat desa dan tokoh masyarakat membuka Posko di desa-desa, dengan catatan agar masyarakat yang memang masuk ke desa tersebut dapat terkontrol langsung dan dihadapi sama-sama oleh Kades dan aparat desa jika ada warga yang menjadi status ODP (Orang Dalam Pemantauan) juga beban anggaran dari Dana Desa(DD), karena Dana Desa untuk kepentingan masyarakat.

            Kepala Dinas Kesehatan, sebagai Meneger untuk peralatan medis yang dibutuhkan agar mengurusi semua alat-alat mulai dari Masker, APD serta lainnya dan memberikan laporan berdasarkan laporan dari desa, bukan harus membuat Posko-Posko yang kurang efektip seperti di Batas Tapsel –Madina dan Sumut- Sumbar, tapi kalau sudah lengkap semua boleh juga dibuat posko, kalau asal-asalan, jadinya seperti yang dialami oleh Bus ALS 153 nantinya.

            Sedangkan instansi lainnya, baik itu BPBD, Kadis Perhubungan, Kadis Sosial, serta satpol PP membuat tugasnya masing-masing dan Kadis Komimfo sudah benar tugasnya, memberikan laporan kepada masyarakat, bahwa kondisi Mandailing Natal, masih aman dan terkendali, sehingga masyarakat tidak panik dibuatnya.

            Bagaimana dengan wartawan..? tugas Wartawan kita tau bersama, memberikan informasi sesuai dengan yang diperoleh dan diterimanya informasi, bukan di tutup tutupi, melalui media langsung di informasikan agar diketahui oleh masyarakat.

            Karena itu, siapaun orangnya dan apapun jabatannya, sebaiknya kita jadikan Virus Corona menjadi musuh bersama, jangan nanti setelah ada warga Mandailing Natal, yang terjangkit Virus Corona barulah sibuk kita saling menyalahkan dan tuding sana-tuding sini, serta kita hilangkan Gut-Gut, artinya mengaku sebagai masyarakat Mandailing Natal, ayo kita berperan masing-masing, jika hanya mampu dana atau uang sumbangkan, jangan kita berpangku tangan ( Bersambung Terus)

 

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.