LSM dan Warga Mendesak Pjs. Bupati Panggil Kadis Pendidikan Madina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Masyarakat dan LSM(Lembaga Swadaya Masyarakat) kembali datangi Redaksi Malintang Pos Group, untuk mendesak Pjs.Bupati Madina Ir.H.Dahler Lubis agar meninjau pelaksanaan proyek DAK Dinas Pendidikan Tahun 2020 yang dikerjakan pihak ketiga, atau bukan swakelola.
” Kami melihat Komisi 1 DPRD (Membidangi Pendidikan) dan Komisi 3(Bidang Pembangunan/Keuangan) DPRD Madina tidak bernyali memanggil Kadis, Pengelola DAK, Kepala Sekolah untuk mengetahui secara jelas pengelolaan DAK tahun 2020.” Ujar  Pengamat Anggaran di Panyabungan Zulfan Ismail Nasution, Selasa malam(6/10) di Kota Panyabungan.
Makanya, ujar Zulfan, kami datang ke Malintang Pos Group untuk membantu menyampaikannya agar Pjs.Bupati Madina memanggil semua yg terkait dengan Proyek Rehabilitasi Gedung SD/SMP sumber dana DAK tahun 2020 di Dinas Pendidikan, yang dipihak ketigakan oleh pengelolanya.
“pelaksanaan rehabilitasi sedang dan berat sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan Tahun 2020 sangat jelas dipihak ketigakan, ” Ujarnya.
Untuk kita ingat, sesuai Peraturan Presiden Nomor 88 tahun 2019 maupun Permendikbud nomor 11 tahun 2020 dikerjakan dengan swakelola, namun kenyataan kegiatan itu dikerjakan oknum kontraktor, oknum yg mau bayar fee hingga orang dekat Dinas Pendidikan, bukan Komite dan Kasek.
Sebagai warga Madina mengaku sangat menyesalkan kebijakan yang diambil oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Madina.
” Sebagai masyarakat , saya keberatan dengan ulah oknum Dinas Pendidikan Madina itu. Terkesan, seolah olah masyarakat Madina atau warga sekitar lokasi rehab sekolah itu tidak ada yang mampu untuk mengerjakannya,Katanya lagi.
Kata dia, inilah wujud ketidak berpihakan Pemda terhadap rakyatnya. Dimana seharusnya APBD Madina dinikmati sebanyak banyaknya oleh masyarakatnya.
Disebutkannya, Secara ekonomi, uang daerah berputar di daerah sendiri bila DAK Fisik Bidang Pendidikan itu dikerjakan dengan benar secara swakelola sesuai ketentuan.”ujarnya.
Sementara itu, sesuai data yang diperoleh, pemerintah pusat mengucurkan DAK Fisik Bidang Pendidikan Tahun 2020 ke Kabupaten Mandailing Natal,  diantaranya untuk rehab sedang / berat ruang kelas sebanyak 56 sekolah (SD/SMP) dengan anggaran milyaran rupiah, ujar Sekretaris LSM. Genta Madina Chandra Siregar.
Baik pengelola DAK dan Kadis Pendidiian Madina Gongmatua belum berhasil dikonfirmasi, karena Selasa(6/10) Gubsu ada di Kab. Madina.
” Kadis tidak di kantornya, ada rapat di Aula, karena Gubsu sore ini kunker ke Madina, coba saja jumpai di Kantor Bupati, ” ujar seorang staf dikantor Dinas Pendidikan(isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pencairan DD Tahap I 2026 Diduga Ada Potongan, Kadis PMD Madina : Tidak Benar, Itu Fitnah

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dugaan praktik pemotongan dana dalam proses pencairan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2026 kembali mencuat di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Isu ini mencuat setelah adanya pengakuan…

    Read more

    Continue reading
    Topan Obaja Putra Ginting Diduga Diberi Fasilitas Kepala Rutan Kamar Ber AC di Rutan Kelas 1 A Medan

    MEDAN(Malintangpos Online): Aliansi Aktivis Kota (AKTA) menyoroti keras dugaan adanya fasilitas khusus yang diberikan kepada terdakwa kasus korupsi senilai Rp 231,8 miliar, Topan Obaja Putra Ginting, selama menjalani masa penahanan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses