Menyoal Proyek di PUPR Madina(1), Sejak Dibangun Sampai Sekarang Belum Pernah Menghasilkan

Gedung Promosi di jalan Lintas Timur Panyabungan

MENGINGAT  Banyaknya masyarakat Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, mempertanyakan Pembangunan Gedung Promosi/ Dekranasda di Jalan Lintas Timur  disebabkan anggaran pembangunannya diperkirakan sudah milyar rupiah, tapi sampai di tahun 2018 Gedung tersebut “Belum Pernah Menghasilkan “ untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah(PAD).

            Maksudnya..? Bangunan dulunya dibangun semasa Bupati Madina H.Amru Daulay,SH untuk Gedung Promosi agar produk-produk unggulan masyarakat dipasarkan ditempat tersebut yang dikelola oleh Dinas Perindag dan Permodalan, tapi sejak dibangun hanya beberapa hari di fungsikan dan warga atau masyarakat yang belanjapun nyaris tidak ada.

            Karena, produk yang dipasarkan oleh Disperindag Madina adalah yang dibeli dari masyarakat dan ke istimewaannya tidak ada, sehingga Gedung Promisi tersebut terlantar cukup lama sekali, sampai akhirnya di Tahun 2017 mendapat anggaran ratusan juta rupiah dan di tahun 2018 kembali mendapat ratusan juta rupiah, tapi bangunannya boleh dikatakan sangat tidak masuk akal sehat kita anggarannya selama dua(2) tahun ini mencapai Rp 330.000.000,- dengan didepan terpampang merek “ Dekranasda dan Gedung Promosi “

            Pengamat Pembangunan Madina Zulkifli Hasibuan,S.Sos di halaman Gedung DPRD Mandailing Natal, mengaku sangat heran dengan sikap-sikap anggota DPRD ketika melakukan pembahasan anggaran Pembangunan Gedung Promosi tersebut apakah tidak dilakukan peninjauan atau minimal dimintai penjelasan, sebab sudah banyak anggaran ke bangunan itu, tapi hasilnya “ Nol “ untuk daerah kita.

            Sebenarnya, kalau kita tinjau dengan hati yang tulus dan ikhlas, maka anggaran yang dialokasikan untuk rehab bangunan tersebut sangat tidak layak sekali, sebab yang mau di promosikan juga masyarakat belum pernah melihat dipajang di dalam bangunan tersebut, sejak dibangun beberapa tahun yang lalu.

            Yang membuat saya heran, baik Inspektorat dan lebih-lebih BPKP Sumut justuru meloloskan bangunan ini dalam pemeriksaannya, padahal setahu kita bangunan tersebut manfaatnya sampai sekarang ini belum ada, ataukah memang bangunan tersebut anggarannya sengaja dibuat setiap tahun anggaran, entahlah.(Bersambung Tiap Hari)

 

 

 

 

 

Admin : Siti Putriani Lubis

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

Read more

Continue reading
Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses