
Menghadiri MTQ Yayasan Haji Anif ke-7 Tahun 2026 sekaligus Haul ke-5 Alm. H. Anif bin H. Gulrangshah, menghadirkan sebuah renungan bahwa seorang manusia boleh meninggalkan dunia, tetapi nilai perjuangan, kepedulian, dan kemanfaatannya dapat terus hidup melalui karya dan generasi yang melanjutkannya.
Acara ini berlangsung di bawah kepemimpinan Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum., atau yang akrab disapa Bang Ijeck, Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara sekaligus Ketua Yayasan Haji Anif. Dalam konteks ini, keberlanjutan MTQ dan berbagai kegiatan sosial-keumatan menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan oleh Alm. H. Anif.

Bagi saya, sebuah kepemimpinan pada hakikatnya bukan sekadar persoalan posisi, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk menghadirkan kemaslahatan publik. Nilai tersebut terasa dalam suasana acara: Al-Qur’an dilantunkan, silaturahmi dipererat, dan kebersamaan dibangun tanpa sekat.
Di sela kegiatan, makan bersama Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Harun Mustafa Nasution, menjadi momentum sederhana tetapi bermakna. Duduk dalam satu meja mengajarkan bahwa kepemimpinan tidak hanya dibangun melalui forum formal, tetapi juga melalui persaudaraan, komunikasi, dan kesediaan untuk merawat hubungan antarsesama.
Harun Mustafa Nasution adalah salah satu putra Mandailing Natal yang patut menjadi kebanggaan daerah. Kehadirannya di tingkat Sumatera Utara menunjukkan bahwa putra daerah memiliki ruang untuk mengambil peran yang lebih luas, dengan tetap membawa identitas dan kebanggaan Mandailing Natal.
Jika Alm. H. Anif meninggalkan warisan berupa kepedulian dan kemanfaatan, maka generasi penerus memiliki tugas untuk memastikan bahwa warisan itu tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi terus diterjemahkan menjadi pengabdian nyata bagi umat, masyarakat, dan bangsa.
Al-Fatihah untuk Alm. H. Anif bin H. Gulrangshah.

Semoga kepemimpinan Bang Ijeck dalam melanjutkan berbagai ikhtiar kebaikan tersebut menjadi bagian dari mata rantai amal yang terus memberikan manfaat.
“Kekuasaan adalah amanah yang memiliki batas waktu; tetapi keteladanan, kemanfaatan, dan doa dapat melampaui batas kehidupan.” ( Awal)
Admin : Iskandar Hasibuan.








