Ngeriii Kali PETI di Kotanopan, Warga Protes Lokasi Tambang Dekat Mesjid Al – Muhtadhin

Foto hanya pemanis Berita

KOTANOPAN(Malintangpos Online): ” Ngeri x Toke dan Pak Kades, apa Ngaak ada Lokasi lain lagi, ” itulah ucapan Sejumlah warga Desa Jambur Tarutung, Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal,yang mendatangi lokasi aktifitas Tambang Emas Ilegal yang menggunakan alat berat jenis Excavator.

Warga itu hendak protes kepada pelaku Tambang, karena aktifitas kegiatan pengerukan material sudah hampir mendekati pondasi Masjid Al – Muhtadhin yang memang tepat berada dibagian belakang masjid.

warga memang mendatangi operator alat berat tambang agar aktifitas kerja mereka jangan medekati masjid.

” Warga khawatir akan merusak Masjid karena aktifitas alat berat hanya tinggal beberapa meter dari pondasi bangunan masjid,” kata seorang warga setempat Jum’at malam (28/3)

Meski sudah di tegur dan sempat adu mulut dengan para pekerja, akhirnya aktifitas berhenti sementara.

Dari pengakuan warga aktifitas tambang emas itu adalah milik seorang penambang yang kebal hukum berinisian P.

Kata Warga, itu si P punya pak. P adalah pemodal tambang yang sudah tidak takut pada aparat penegak hukum karena memang sudah kebal.

Foto hanya pemanis Berita

” Buktinya, ia tak pernah di tangkap meski aparat tau pelaku tambang emas itu adalah P”, jelas warga yang minta identitasnya di rahasiakan karena takut diancam para pekerja tambang emas ilegal tersebut.

Selain di aktifitas tamang ilegal berdekatan dengan Masjid Al Muhtadhin Jambur Tarutung, kegiatan tambang juga berlangsung di dekat Kantor Camat Kotanopan.

Lokasi tambang ke dua yang masih beroperasi itu kata warga milik seorang oknum Kepala Desa berinisian G.

Warga meminta, agar Bupati Madina yang baru segera menonaktifkan oknum Kepala Desa tersebut karena sudah terlibat aktifitas ilegal.

Foto hanya pemanis Berita

” kalau penambangan dekat kantor Camat Kotanopan itu punyanya si G pak. Ia kepala desa. Meski kemaren sempat berhenti aktifitas nya namun sekarang kembali beraktifitas. Lokasinya dekat DAS Batang Gadis”, kata warga.

Warga berharap, Bupati Madina H.Saipullah Nasution.SH.MM, segera mengambil keputusan untuk menonaktifkan oknum Kades tersebut, sebab sebagai Kades tidak seharusnya terlibat dalam aktifitas ilegal.

Selai itu mereka juga meminta Kapolres Madina, untuk memerintahkan anggota menghentikan aktitas tambang emas ilegal itu.

Muklis selaku Camat Kotanopan yang berupaya dikonfirmasi lewat tlephon selular belum berhasil.( Rel/Red)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Irigasi Aek Roburan Rusak, Warga Puncak Sorik Merapi Menunggu Kebijakan 7 Wakil Rakyat Dapil Madina Dua

    PUNCAK SORIK MARAPI(Malintangpos Online): Terkait rusaknya Irigasi Aek Roburan di Desa Huta Lombang Kecamatan Puncak Sorik Marapi, mengharapkan kepada 7 Orang Wakil Rakyat( Anggota DPRD) Dapil Mandailing Natal Dua(2) dari…

    Read more

    Continue reading
    Hujan Guyur Kec.PSM, Irigasi Aek Roburan di Desa Huta Lombang Rusak, Sekitar 500 Hektare Areal Sawah Kekurangan Air.

    HUTA LOMBANG(Malintangpos Online): Senin 03 Agustus 2026 yang lewat, wilayah Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal di Guyur Hujan Lebat, mengakibat Saluran Irigasi Aek Roburan di Desa Huta Lombang,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses