Pastikan Kondisi Masyarakat Aman, Bupati dan Wakil Bupati Pasbar Tinjau Posko Pengungsi

PASAMAN BARAT(Malintangpos Online): Bupati Pasaman Barat Hamsuardi bersama Wakil Bupati Risnawanto meninjau Posko Pengungsian di Jorong Mudik Simpang hingga Jorong Simpang Timbo Abu Nagari Kajai Kecamatan Talamau, yang merupakan lokasi pusat gempa bumi yang mengguncang Pasbar 25 Februari 2022 lalu.

Pemimpin Daerah Pasaman Barat itu hadir untuk mengetahui kondisi masyarakat di pengungsian dan melihat langsung pemerataan bantuan yang diterima masyarakat dari yang telah disalurkan Pemerintah Daerah.

Bupati Hamsuardi didampingi Wakil Bupati Risnawanto mengatakan, bantuan yang sudah disalurkan dari Pemerintah Daerah maupun pihak lainnya harus diberikan secara merata kepada korban gempa, sehingga tidak ada masyarakat yang merasa tidak diperhatikan.

“Simpang Timbo Abu ini adalah daerah yang akses jalannya cukup susah dilalui, harus menggunakan kendaraan double gardan. Karena cukup sulitnya medan menuju daerah ini, maka kami memastikan dan mengecek ketersediaan pangan dan peralatan pengungsi di sini, jika ada yang kurang laporkan,” ucapnya.

Dikatakan, sebagian masyarakat yang mengungsi di posko utama sudah kembali ke rumahnya masing-masing, dan beberapa diantaranya adalah masyarakat Simpang Timbo Abu. Pemerintah Daerah Pasaman Barat memfasilitasi masyarakat dengan mengantarkan langsung ke rumah dengan menggunakan bus.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati beserta Rombongan yang datang juga menyerahkan bantuan untuk masyarakat setempat.

Sementara itu, Wakil Bupati Risnawanto mengingatkan kepada masyarakat pengungsi, bahwa masa tanggap darurat untuk bencana gempa tersisa empat hari lagi, untuk itu Ia menghimbau kepada masyarakat yang mengungsi untuk pindah ke depan rumah masing-masing atau menempati rumah yang masih layak di gunakan.

“Hal ini atas dasar himbauan dari pemerintah pusat, yang mana pusat akan membantu perbaikan rumah masyarakat. Pemerintah pusat akan mendata setiap rumah yang rusak sesuai kategori yang ada, apakah rusak ringan, sedang dan berat,”jelas Risnawanto.

Masyarakat dipengungsian di anjurkan menempati rumah apabila masih layak dipakai. Namun apabila tidak layak, nanti ada rumah hunian sementara bagi masyarakat, sehingga proses pendataan dari pusat terhadap masyarakat terdampak gempa mudah dan merata secara keseluruhan,”terangnya.

Wabup juga mengimbau kepada jorong agar mendata sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga stok pangan pada pengungsian dapat terpenuhi(Infokom/Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Kapolres Padangsidimpuan Perkuat Sinergi Dengan Pondok Pesantren Hajijah Amalia Sari

    PADANGSIDIMPUAN(Malintangpoa Online): Dalam rangka memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dengan tokoh agama, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi ke…

    Read more

    Continue reading
    Stop Pencitraan! Tidak Ada Urgensi Bobby- Surya Berkantor di Nias

    Aksi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Surya berkantor di Pulau Nias hanya pencitraan. Tidak ada hal ikhwal kegentingan yang memaksa Bobby dan Surya berkantor di Nias.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses