
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Keluarga besar PDI Perjuangan Madina menyampaikan duka kepada warga Desa Hutarimbaru wilayah siulang aling Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal korban banjir hari ini semoga diberikan ketabahan dan kekuatan.
” Selain itu kami juga mendo’akan agar keadaan cepat pulih kembali , semoga tidak ada korban jiwa ,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal , Teguh W Hasahatan Nasution kepada Wartawan Senin(24/11).
Terlepas banjir ini kemnungkinan karena tingginya intesitas hujan yang meliputi wilayah Mandailing Natal, saya berpesan kepada para pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di aek Sininjon sekitaran ujung Desa Ranto Panjang yang masih wilayah Siulang Aling agar segera menghentikan aktivitas tambanganya,” jelasnya.

“Sebab wilayah tersebut rawan banjir selama ini bahkan 2009 silam pernah dilanda banjir bandang yang mengakibatkan jatuhnya korban meninggal dunia dan hilang serta kerusakan parah rumah warga serta fasilitas umum di Tiga Desa yaitu Hutarimbaru, Lubuk Kapundung dan Ranto Panjang ,”bebernya.
Teguh yang juga merupakan anggota DPRD Madina dari Dapil wilayah tersebut menegaskan ,” Diduga kegiatan PETI itu nantinya akan dapat memberikan dampak yang sangat menghawtirkan, sebab selain merusak hutan penambangan itu juga akan merusak ekosistem sungai, sekali lagi saya meminta agar para Pelaku PETI khususnya di Siulang aling agar mengehntikan segala aktivitasnya.

Saya meminta agar aparat penegak hukum segera bertindak terhadap pelaku PETI khususnya diwilayah tersebut, bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal juga harus memberikan solusi penyelesaian mengingat diduga banyak masyarakat yang bergantung dengan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin, makanya selain aparat penegak hukum peran dari Pemda tidak bisa terlepas dalam hal ini,” tegas Teguh.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya ratusan rumah di Desa Hutarimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal terendam banjir sejak Shubuh (pagi), Sabtu 22/ 11/2025 dan tidak ada korban jiwa.( Dita/Isk)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.








