Pemda Madina Pasilitasi Pengobatan Bayi Tanpa Tempurung Kepala

Kadis Sosial Madina Taufik Lubis bezuk pasien di RSU

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Bayi yang lahir dengan berat 1 kilogram tanpa tempurung di salah satu klinik di Panyabungan dengan kondisi tidak sempurna tersebut kini di rawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara sejak kemarin.

Bayi lelaki pasangan suami istri Muhajir dengan Adelina Suryani warga desa Hadangkahan , Kecamatan Batang Natal ini kesehatannya menurun sejak tadi pagi, Kamis (04/03)

Demikian di sampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan Dr Rusli, di ruangan kerjanya.Kamis(4/3)

Kata dia, Bayi yang lahir dengan kondisi anencephaly tersebut sekarang harus di bantu untuk memberikan rangsangan bernapas.

Sementara anak tersebut belum bisa di rujuk ke rumah sakit di kota Medan , karena kondisi masih belum stabil dan kita masih melakukan koordinasi dengan rumah sakit tujuan, katanya.

Untuk biaya pengobatan bayi tersebut sudah di tanggung pemerintah daerah, selain itu juga kita memberikan tali asih kepada kedua orang tuanya, ungkap Dr Rusli Pulungan.

Muhajir yang bekerja sebagai petani ayah bayi tanpa tempurung tersebut mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah menangani anaknya dengan baik dan telah memberikan tali asih untuk biaya selama di rumah sakit.(Agus)

Admin : Dita Risky Saputri,SKM

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pasca Libur Lebaran, Bupati Madina Sidak Pelayanan di RSUD Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution melakukan peninjauan pelayanan publik di RSUD Panyabungan, Rabu (25/3/2026). Dalam kunjungan tersebut,…

    Read more

    Continue reading
    Disiplin Masyarakat Disorot, Publik Pertanyakan Konsistensi H. Saipullah Nasution dalam Tata Kelola ASN

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pernyataan H. Saipullah Nasution yang menilai masyarakat kurang disiplin dalam pembukaan tradisi Lubuk Larangan di Mandailing Natal, menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Aktivis mahasiswa Mandailing Natal, Rio Wahyudi,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses